Utusan PBB Margaret (kiri) dan Maribeth , saat berdialog dengan siswa SMK Lapangan Nekamese, Kamis (29/3).

Bintangtimur.news – Kupang – Perwakilan Wadah Foundation di ECOSOC Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Mrs. Margareth dan Mrs. Maribeth, yang mengunjungi SMK Lapangan Nekamese bersama Anie Hashim Djojohadikusumo dan Wadah Foundation Indonesia,mengagumi SMK Lapangan Nekamese.

Hadir juga Pimpinan wadah Internasional Committe (WIC) Mrs. Neeru Singh, yang juga istri dari mantan Dubes India untuk Indonesia, dan Mrs Natalie dari Perancis.

Dua utusan tersebut mengagumi pola pendidikan yang dilakukan SMK Lapangan Nekamese, dimana para siswa yang tamat dari sekolah ini langsung membantu masyarakat di wilayahnya masing-masing dengan ilmu pertanian dan peternakan yang mereka peroleh.

“Saya sangat senang bisa berada di tempat ini dan mengenal kita semua. Saya harapkan SMK ini bisa terus berkembang, karena apa yang sudah dilakukan sekolah ini sungguh hebat dan mulia,” ujar Margareth dalam Bahasa Inggris, yang diterjemahkan Anie Hashim Djojohadikusumo, saat sesi perkenalan bersama keluarga besar SMk Lapangan Nekamese, Kamis (29/3).

Menurut Margareth, program yang sudah diajarkan SMK Lapangan bisa dipakai sekolah lain di Indonesia, karena apa yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan hidup masyarakat.

“Kalau siswa siswi di sekolah ini sudah lulus dan berada di masyarakat, tentu mereka bisa membantu masyarakat dengan ilmu yang mereka miliki. Ini menunjukkan suatu keberhasilan yang sudah diraih sekolah ini,” ujarnya.

Sementara rekan PBB lainnya Maribeth menambahkan, dia bersyukur bisa meihat langsung apa yang sedang dan sudah dilakukan SMK Nekamese ini. Ternyata, SMK Nekamese ini sudah menghasilkan lulusan berkualitas yang siap bersaing di masyarakat.

“Setelah dari tempat ini kami akan kembali ke negara kami. Kami akan mencoba menggagas pertukaran pemuda atau siswa dengan sekolah ini, sehingga kita bisa saling berbagi dan belajar. Saya kira, kalau kita sudah saling tukar ilmu dan informasi, suatu saat SMK ini bakal berkembang melebih sekolah lainnya,” ungkap Maribeth.

Pendiri SMK Lapangan Nekamese, Fary Djemi Francis berterima kasih atas kehadiran dan apresiasi yang sudah diberikan utusan PBB tersebut.

Bagi Fary, dukungan PBB berupa pertukaran pemuda atau pelajar dengan sekolah ini sangat mereka tunggu, dan mereka siap menyiapkan para siswa yang akan mengikuti proses pertukaran ini.

“Kami prinsipnya siap dengan gagasan yang disampaikan utusan PBB Maribeth itu. Kalau sudah oke semuanya, kami siap mengirim dan menerima pertukaran pemuda SMK Lapangan Nekamese dengan pemuda dari luar negeri,” ujarnya. (AM7)