Bintangtimur.id – Belu. Manajemen Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur Atambua menggelar program Sepakbola Masuk Desa. Salah satu desa yang menjadi sasaran perdana program ini adalah Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Sabtu (1/4), manajemen SSB Bintang Timur bersama dua Instruktur yakni Bert Pentury asal Bellanda dan Esteban Huracio Busto asal Argentina menggelar coaching clinic di lapangan sepakbola Desa Jenilu, yang diikuti ratusan pelajar dari SDK Atapupu dan SMPK Dualilu Atapupu.

Ketua Panitia Sepakbola Masuk Desa SSB Bintang Timur Alma Costa, kepada wartawan mengatakan, event ini merupakan program SSB Bintang timur dalam rangka mendukung pembangunan sepakbola di kawasan perbatasan. Kegiatan yang dilakukan dalam event ini, selain coaching clinic, ada bantuan bola untuk sekolah dan pemuda desa.

“Selain Desa Jenilu, kita juga akan menggelar kegiatan yang sama di Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara. Program kegiatan juga tidak berbeda dengan Desa Jenilu,” ujarnya.

Alma menyatakan, pihaknya sangat senang melihat antusiasme para pelajar yang aktif mengikuti berbagai kegiatan yang dilakukan.  “Kita tidak menyangka mendapat sambutan yang meriah dan mereka para siswa sangat aktif mengikuti berbagai program yang dilakukan dalam coaching clinic ini,” ujarnya,

Alma berharap, kegiatan ini dapat menjadi pemicu semangat para siswa untuk mengenal lebih dekat teknik bermain sepakbola yang sebenarnya. “Kegiatan seperti ini menjadi program rutin kami bersama anak-anak perbatasan,” ungkapnya.

Instruktur asal Argentina Esteban Huracio Busto mengatakan, dia sangat senang bisa berbagi ilmu dengan para siswa di daerah perbatasan. “Ternyata banyak potensi yang saya lihat setelah melakukan kegiatan ini. Bukan hanya laki-laki, perempuan juga aktif dan senang mengikuti coaching clinic ini,” ujarnya.

Dia melihat, lapangan masih menjadi persoalan utama memajukan sepakbola di kawasan perbatasan. Untuk itu, dia meminta perhatian serius pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan sepakbola di kawasan perbatasan, khususnya di Kabupaten Belu.

“Saya yakin, kalua lapangannya bagus, anak-anak akan memiliki teknik bermain bola yang baik. Apalagi didukung dengan pelatih yang berlisensi, seperti di SSB Bintang Timur Atambua ini,” ujarnya.

Kepala Desa Jenilu Petrus Kapir mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Manajemen SSB Bintang Timur Atambua yang sudah menggelar kegiatan Sepakbola Masuk Desa di desanya. Dengan kegiatan ini, membuat semangat sepakbola di desanya semakin besar.

“Saya berterima kasih sudah menjadikan daerah kami sebagai salah satu lokasi kegiatan ini. Kami berharap agar ada dukungan lain lagi untuk mempercepat peningkatan prestasi sepakbola di sini. Kami akan meminta bantuan para pelatih di SSB Bintang Timur untuk bisa melatih anak-anak kami satu bulan satu kali,” ungkapnya.

Pantuan bintangtimur.id, ratusan anak dibagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok melakukan berbagai kegiatan yang langsung diajarkan materinya oleh para instruktur. Usai kegiatan, langsung Manajemen SSB Bintang Timur Atambua membagikan bola dan foto bersama. (aps)