Bintangtimur.id–Kupang——-Komisi V DPRD NTT segera menyiapkan Perda Inisiatif olahraga. Tujuannya adalah untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga dan kesejahteraan atlet di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi V DPRD NTT Jimi Sianto, dalam pertemuan dengan KONI NTT, Dispora NTT, dan tim pakar Komisi V DPRD NTT, di ruang rapat Komisi V DPRD NTT, Selasa (23/5).

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Harian KONI NTT Andre W Koreh, Dr, Johni Lumba, Kadispora NTT Nahor Talan, Tim Pakar Dr Lukas Boleng dan Dr. Jhon Tuba Helan.

“Usulan Perda ini dari KONI dan Dispora NTT. Kalau lewat pemerintah, maka prosesnya bakal lebih panjang. Untuk mempersingkatnya, maka kita sepakati menjadi Perda Inisiatif DPRD NTT saja,” ujar Sianto.

Dia menambahkan, untuk mepercepat adanya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), maka diserahkan kepada Tim Pakar untuk menggodoknya, setelah dalam bentuk Ranperda bisa disosialisasikan ke masyarakat untuk mendapat masukan.

“Kita optimis bisa mempercepat proses ini kalau semua komponen bisa bekerja sama dalam melahirkan Perda Inisiatif ini. Ini baru pertemuan pertama, dalam pertemuan selanjutnya, diharapkan bisa lebih maju lagi pembicarannya,” ujarnya.

Andre Koreh mengatakan, prestasi olahraga tidak datang dengan sendiri, namun ada dukungan dan kontribusi  dari berbagai komponen, misalnya dukungan dari atlet, pengurus olahraga, dan fasilitas olahraga.

Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dimiliki NTT membuat KONI bersama Dispora NTT menggagas pembuatan Perda Olahraga, yang tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi olahraga dan kesejahteraan atlet di NTT.

“Kita ingin adanya prestasi olahraga, kesejahteraan atlet, dukungan masyarakat dan lembaga lainnya, namun tidak ada payung hukumnya. Karena itu, kehadiran Perda Olahraga ini sebagai payung hukum dalam pelaksanaannya di NTT,” tegasnya.

Anggota Komisi V DPRD NTT Anwar Hajral dan Ansel Talo mengatakan, pihaknya sangat mendukung kehadiran Perda Olahraga. “Kami sangat mendukung untuk percepatan kehadiran Perda ini menjadi Perda Inisiatif DPRD NTT. Apalagi tujuannya sangat baik untuk kemajuan olahraga NTT,” tegas Anwar.

Sementara Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT Yunus Takandewa menambahkan, proses Perda Inisiatif tetap dilakukan sesuai prosedur pembuatan Perda. Unmtuk itu, tim pakar harus menyediakan naskah akademiknya, sehingga ada rujukan awalnya saat persiapan Perda Inisiatifnya.

“Kita sangat menyetujui adanya Perda Olahraga ini, karena kehadirannya di NTT sudah sangat penting. Selain itu, dukungan semua komponen dalam penyempurnaan Perda ini ke depan sangat dibutuhkan,” ujarnya.  (aps)