Ketua Umum FKPPI NTT Fary Djemi Francis, saat menjadi Inspektur Upacara dalam Apel Bela Negara,di Tobir, Kabupaten Belu, Sabtu (4/11).

Bintangtimur.news-Belu—Setelah dilantik oleh Ketua Umum FKPPI Pusat Ponco Sutowo, FKPPI NTT dibawah komando Fary Djemi Francis mulai bergerak. Sabtu (4/11), PC FKPPI Belu menjadi daerah pertama yang dilantik.

Proses pelantikan tersebut dihadiri semua kader & simpatisan FKPPI, yang berkumpul berkumpul di Tobir, Kabupaten Belu, titik batas negara. Penentuan lokasi pelantikan di tempat ini bukan tanpa alasan.

“Kita mau menegaskan bahwa FKPPI itu bisa ada di mana-mana, bahkan di batas negeri. Dari batas negeri, kita menyerukan bahwa FKPPI hadir untuk bersama rakyat dan TNI menjaga keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Pulau Rote,” ujar Fary.

Fary menegaskan, dalam pelatikan PC FKPPI Belu yang dilanjutkan dengan apel bela negara di tempat ini, mau menegaskan bahwa FKPPI adalah bagian dari komponen bela negara.

Sebagai himpunan anak-anak purnawirawan dan TNI & POLRI, saat ini, generasi FKPPI tidak berjuang melawan penjajah, kolonial, tetapi kita melawan penjajah yang berwajah kemiskinan, ketidakadilan, ketimpangan sosial, pengangguran, dan lain-lain.

“Aksi bela negara tidak cukup hanya dengan apel bela negara saat ini. Tidak cukup juga hanya dengan parade berpakaian FKPPI. Aksi bela negara harus sampai pada aksi-aksi nyata FKPPI di tengah masyarakat. Ada banyak persoalan sosial yang butuh kehadiran FKPPI,” tegasnya

Fary menambahkan, dalam berbagai kesempatan para pembina mengarahkan agar FKPPI selalu kompak dalam pergerakan bersama masyarakat. FKPPI adaah anak-anak prajurit yang siap menjadi mata, hati, tangan, kaki dari para orang tua untuk berjuang bersama rakyat menjaga NKRI yang berbhineka tunggal ika dengan asas tunggal Pancasila di atas Konstitusi UUD 1945.

“Ini adalah perjuangan kita. Tidak ada tawar-menawar dan tawar hati. Empat pilar berbangsa ini mesti dihidupkan dalam berbagai aksi dan realitas. FKPPI mesti hadir di sini, sini, bergerak dengan rakyat untuk kejayaan Indonesia raya,” ujarnya. (AM7)