ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis (putih) foto bersama dengan Badan SAR Nasional Kupang, Jumat (22/12)

Bintangtimur.news – Kupang – Ketua Komisi V DPR RI fary Djemi Francis menyatakan, sesuai usulan Badan SAR Nasional, Komisi V DPR RI menyetujui pengadaan Helikopter jenis Dolphin yang khusus diperuntukkan di wilayah perbatasan.

Dua daerah yang mendapaktan helikopter tersebut adalah NTT dan Papua. NTT berbatasan dengan Australia dan Timor Leste, sedangkan Papua berbatasan dengan Papua Nugini.

“”Kita sudah sahkan usulan itu, kemungkinan tahun 2018 helikopternya sudah ada di Kupang,” ujar Fary, saat tatap muka dengan Badan SAR Kupang, Jumat (22/12), di kantor Badan SAR Kupang.

Fary mengharapkan, setelah adanya helikopter ini, pola kerja Badan SAR harus lebih ditingkatkan lagi, dan sistem pemeliharaan helikopter harus disiapkan dengan baik.

“Saya minta Badan SAR Kupang bisa menjaga helikopter ini dengan baik, dan teknis pelaksanaan kegiatan lapangan harus lebih bagus lagi. Kita sudah mengakomodir usulan ini, tentu harus dibarengi dengan peningkatan pola kerja di lapangan,” tegas Fary.

Kepala Badan SAR Nasional Kupang Abram Benyamin Kolimon mengatakan, usulan pengadaan helikopter sudah disampaikan dua tahun teralkhir, karena kebutuhannya sangat mendesak. Pihaknya memahami, karena keterbatasan anggaran, baru tahun ini bisa diadakan.

“Kita bersyukjur dengan adanya Pak Fary sebagai Ketua Komisi V DPR RI dan dukungan anggota Komisi V DPR RI lainnya, akhirnya usulan helikopter ini bisa disetujui,” ujar Kolimon.

Kolimon berharap, dukungan dari Komisi V DPR RI sangat mereka harapkan dalam meningkatkan tugas kerja dari Badan SAR Nasional Kupang.

Usai presentasi di aula Badan SAR Kupang, Fary Francis bersama Abram Kolimon menyaksikan simulasi penanganan korban kecelakaan yang dilakukan anggota Tim SAR Kupang. (AM7)