Instruktur Pelatihan Hidroponik Tatas Medimesa Pello, saat memperagakan cara menanam sayur menggunakan pola Hidroponik, di depan peserta pelatihan di Desa Sedeoen, Senin (26/3).

Bintangtimur.news – Rote – Instruktur Pelatihan Pola Hidroponik yang digelar di Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Tatas Medimesa Pello mengatakan, kondisi geografis di wilayah Rote Ndao sangat cocok untuk produk Hidroponik.

Karena itu, pihaknya dari Bidang Teknologi Tepat Guna, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rote Ndao, terus berupaya menggelar pelatihan seperti ini di wilayah Rote Ndao.

“Hidroponik adalah cara bercocok tanam tanpa media tanah. Teknik ini hanya membutuhkan air bercampur larutan dan media tanam seperti arang sekam dan serbuk kayu sebagai pengganti media konvensional yaitu tanah. Kita juga tidak perlu menyiram tanaman ini sampai panen, dan kita tidak kotor dan berbau, karena tidak menggunakan pupuk kandang atau pupuk padat,” ujar Tatas.

Menurut Tatas, Budidaya  Hidroponik dapat dilakukan di dalam rumah atau di halaman rumah seperti dapur, ruang tamu, dan ruang terbuka lainnya. Pola ini juga mampu menekan penyakit dan hama yang banyak berasal dari tanah, sehingga sama sekali tidak membutuhkan pestisida. Karena tidak membutuhkan pestisida, maka sayuran hidroponik lebih sehat dan harganya jauh lebih mahal.

“Bahkan kalau kita mau pola hidroponik ini bisa dilakukan di dalam kamar tidur kita. Tentu pola ini sangat mudah dan prosesnya cepat dan tetap. Manfaatnya sangat besar, yakni bisa membantu masyarakat,” ujarnya. (AM7)