Beras Bulog (foto : merdeka.com)

Bintangtimur.news – Kupang – Bulog  menggelontorkan 43 ton beras medium ke 84 pengecer beras di tiga pasar tradisional dan rumah pangan kita (RPK) yang tersebar di Kota Kupang, saat hari pertama Operasi Pasar.

Bulog Divisi Regional Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/4), kembali melanjutkan operasi pasar (OP) beras setelah OP pertama berakhir 31 Maret 2018.

Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divre NTT Dominggus Foes mengatakan pihaknya menggelontorkan dua jenis beras medium yakni beras curah seharga Rp9.500 per kilogram (kg) dan beras merek Beraskita seharga Rp9.800 per kg.“Kualitas beras beraskita itu setara beras premium yang dijual di  pasar,” kata Dominggus kepada Media Indonesia.

Sedangkan harga beras di pedagang Pasar Kasih, Kelurahan Naikoten 1 berkisar antara Rp11.000-13.000 per kg dan beras medium Rp9.500 per kg.

Menurutnya, operasi pasar medium bertujuan menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga di pasar dilakukan di seluruh Indonesia. Beras yang dipasok ke pasar tersebut berasal dari pengadaan luar negeri sebanyak 10.000 ton dan tiba di Kupang sejak Februari 2018.

Dominggus mengatakan bulog terus menjaga ketersediaan pasokan beras di pasar, serta menurunkan harga beras di di pedagang yang dinilai masih tinggi.

Dia mencontohkan beras premium di tangan pedagang dijual hingga Rp13.000 per kg. Harga jual sebesar itu sangat mahal jika dibandingan beras yang dijual bulog Rp9.800 per kg. (AM7)

sumber : media indonesia