Camat Rote Barat Petson S. Hangge S,Sos.

Bintangtimur.news – Rote – Rote Barat merupakan sa;ah satu kawasan pariwisata terbaik di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk mendukung pengembangan pariwisata dan pembangunan ekonomi masyarakat, Camat Rote Barat Petson S. Hangge S,Sps menawarkan atau menggagas pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan  Oela’e – Fi na, dimulai pukul 04.00 – 08.00 Wita.

“Ini baru saya tawarkan konsep saja kepada masyarakat di kecamatan ini. Kalau ada respon bagus, bisa kita laksanakan, setelah melewati semua mekanisme yang berlaku,” ungkap Petson, kepada bintangtimur.news, kemarin.

Seperti dikutip dalam laman facebooknya, gagasan Camat Petson mendapat respon positif dari para nitizen.

Jemi Adu mengungkapkan ini ide yang paling bagus. Tapi karena ruas jalan cuma satu nanti kendaraan lewat bagaimana?. Beda dengan di Kupang, sampai jam 10.00 Wita, karena ada jalur alternatif. 

Respon Nitizen tersebut langsung direspons Camat Petson. Menurut dia, tawarkan konsep CFD yang dia ajukan setelah mencermati jalur jalan di kawasan itu. Ternyata, ada jalur alternatif yaitu di ruas Jalan Oerulu tembus Rangga Fi.

Jemi Adu akhirnya mendukung gagasan tersebut, dan menyatakan bahwa kalau gagasan ini dijalanakan, maka bisa menambah daya tarik wisatawan, dan meningkatkan  penghasilan warga sekitarnya.

“Warga bisa jualan makanan ringan, minuman dan warga bisa menyewakan sepeda buat para turis asing dan domestik yang datang di wilayah wisata itu,” ungkapnya.

Nitizen lainnya,  Agustin Poh mendukung penuh gagasan tersebut. “Beta yang jauh sa setuju Pak Camat, apalagi kalo beta di Delha, mungkin beta orang pertama yang setuju,” ungkapnya.

Ica Farly Haning mengatakan, luar biasa Bapak Camat. Selalu punya ide cemerlang dalam membangun masyarakat.

“Bisa usul untuk musik sasando jadi budaya khas di Delha. Seperti daerah wisata di Jogja selalu dengar alunan musik gamelan d imana-mana. Pasti wisatawan tertarik. Biar selain pantai, Delha punya sesuatu yg lain untuk dikembangkan, termasuk karya anyaman dan makanan khas daerah,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao Jandry Nunuhitu mengatakan, gagasan yang disampaikan Camat Rote Barat patut diapresiasi. Tidak banyak camat yang memiliki kreativitas seperti itu.

“Ini ide kreatif yang sangat bagus dari Pak Camat. Tentu saja, harus diperhatikan semua mekanisme yang ditentukan, sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak mengalami kendala. Sebagai legislatif, saya sangat setuju, dan siap sukseskan ide ini kalau berjalan sesuai mekanismenya,” ungkap Nunuhitu.

Menurut Nunuhitu, kawasan itu merupakan lokasi wisata terbaik di Rote Ndao. Tentu saja, harus ada kreativitas dari pimpinan wilayah setempat. Apalagi kalau kreativitas itu dikolaborasikan dengan generasi muda. tentu saja gagasan yang dimunculkan akan didukung masyarakat, pemerintah, legislatif, dan pelaku usaha pariwisata.

“Kalau ini bisa berjalan. bisa dijadikan pilot project  pengembangan pariwisata di Rote Ndao,” ujarnya. (AM7)