Siswa Akademi Bintang Timur Atambua foto bersama dengan para instruktur Character Building dan Direktur BTA Jhon Leki.

Bintangtimur.news – Atambua – Sebanyak 20 orang siswa Akademi Bintang Timur Atambua digembleng selama tiga hari oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/SPY di Lapangan Sepakbola Bintang Timur Atambua.

Kegiatan ini merupakan rangkain program dari Manajemen Akademi BTA, dalam rangka pembentukan karakter atau character building dari siswa Akademi BTA.

Direktur Bintang Timur Atrambua Jhon Leki kepada bintangtimur.news mengungkapkan, kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan di Akademi BTA. Setiap siswa yang terbaung di Akademi ini wajib mengikuti program ini sebelum mengikuti program lainnya. Kalau ada yang tidak lulus dalam program ini, manajemen bisa menggantikan dengan calon siswa lain yang lulus.

“Ini salah satu rangkaian program yang wajib diikuti setiap siswa Akademi BTA. Kalau ada rekomendasi dari para instruktur untuk siswa yang tidak lulus, pasti kita tidak akan melanjutkan atau mengikutkannya di akademi ini. Karena, akademi ini butuh pemain yang mental dan teknik bolanya sama-sama bagus baik di dalam mapun di luar lapangan,” ungkap Leki.

Leki menambahkan, kegiatan ini bisa terselenggara karena ada sinergi antara Manajemen Akademi BTA bersama Satgas Pamtas.

“Sudah ada komunikasi antara pendiri Bintang Timur Pak fary Francis dengan Komandan Satgas Pamtas Mayor Inf. I Putut Tangkas, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Apalagi kehadiran para instruktur yakni Lettu Inf I Bambang Herwanto dan teman-teman lainnya,” ungkap Leki.

Leki berharap para siswa bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik dan benar, sehingga saat kegiatan ini selesai, karakter para siswa juga berubah sesuai dengan materi yang diberikan.

“Saya optimis dengan para siswa yang mengikuti kegiatan ini. Tentunya, dengan hasil mental yang baik, akan melahirkan prestasi yang baik pula,” ungkap Leki.

Instruktur Lettu Inf Bambang Herwanto menegaskan, pihaknya berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk melatih adik-adik Akademi BTA. Tentunya, dengan mengikuti program latihan dengan baik, akan terbentuk mental dan sikap yang baik pula.

“Manajemen Akademi BTA sudah mengawali program ini dengan bagus. Karena, pembinaan mental sejak awal sangat diperlukan, agar dalam pengembangan ilmu dan kegiatan saat pendidikan nanti, akan berjalan aman dan lancar. Prestasi yang ditargetkan akan dicapai dengan baik,” ungkapnya. (AM7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here