Ketua Komisi V DPRD NTT Jimi Sianto didampingi Wakilnya Muhammad Ansor saat dengan pendapat dengan Dispora NTT, Selasa (8/1), di ruang rapat Komisi V DPRD NTT.

Bintangtimur.news – Kupang – Komisi V DPRD NTT mengaku kecewa dengan pekerjaan GOR Flobamora dan Lapangan Futsal NTT. Sesuai informasi yang didapat Komisi V, GOR dan lapangan futsal mengalami kebocoran. Pengerjaan toilet dan lapangan futsal tidak sesuai gambar yang sudah disepakati

Kekecewaan itu disampaikan Ketua Komisi V DPRD NTT Jimi Sianto, Wakil Ketua Komisi V Muhammad Ansor, anggota Komisi V Winston Rondo, dan Hans Rumat, saat rapat dengar pendapat dengan Dispora NTT, di ruang rapat Komisi V DPRD NTT, Selasa (8/1).

Dari Dispora NTT hadir Sekretaris Dispora Lambert Ara Tukan, PPK pengerjaan Lapangan Futsal Niko Ratulangi, dan Kepala UPTD Sarana Prasarana George Hadjo.

Menurut Jimi, fakta yang terjadi di dua fasilitas olahraga tersebut sungguh mengcewakan. Pekerjaan belum lama dilakukan, sudah mengalami kebocoran. Kejadian seperti ini tidak bakal terjadi kalau prosesnya dilakukan dengan benar.

“Saat minta uang untuk perbaikan fasilitas olahraga, kita kasih. Saat pekerjaan selalu tidak berhasil dengan baik. Ini untuk kesekian kalinya menjadi catatan penting Dispora NTT,” tegas Jimi.

Bagi Jimi, evaluasi tuntas dalam pelaksanaan pekerjaan itu harus dilakukan, sehingga kedepannya semua pekerjaan di Dispora NTT selalu menghasilkan produk kerja yang berkualitas.

“Kalau kita terus membiarkan hasil kerja seperti ini, tentu saja fasilitas olahraga kita tidak akan bagus, dan sangat berkaitan erat dengan prestasi olahraga kita,” ungkapnya.

Sementara Ansor menambahkan, untuk mengecek kepastian adanya kebocoran di GOR dan Lapangan Futsal, dia menyarankan agar Komisi V melakukan pemantuan langsung di GOR dan Lapangan Futsal.

“Kalau bisa besok (Selasa, 9/1.red) kita Komisi V langsung cek lokasi GOR dan Lapangan futsal, untuk melihat langsung kerusakan yang terjadi,” tegasnya.

Winston menegaskan, perbaikan fasilitas olahraga tersebut seharusnya sudah tuntas, dan bisa digunakan untuk persiapan Pelatda Pra PON dan PON NTT.

“Kita membutuhkan betul fasilitas itu, sehingga saat persiapan PON nanti kita sudah memiliki fasilitas olahraga yang baik dan memenuhi standar,” ujarnya.

Sementara Niko Ratulangi tidak membantah apa yang disampaikan Komisi V DPRD NTT. Pihaknya siap menerima kedatangan Komisi V DPRD NTT yang akan memantau langsung fasilitas olahraga yang mengalami kerusakan tersebut.

“Kami siap bertanggungjawab dengan adanya kerusakan tersebut. Kami juga siap menerima kehadiran Komisi V untuk mengecek langsung di lapangan nanti,” ujarnya.

George Hadjo meminta agar dua fasilitas tersebut harus dikerjakan dengan benar dan tepat. Sebagai pelaksana teknis yang berkaitan dengan prestasi dan pendapatan asli daerah (PAD), pihaknya berharap betul dengan kulitas pekerjaan fasilitas olahraga.

“Tugas saya adalah menyiapkan fasilitas olahraga untuk latihan dan bisa meningkatkan PAD. Kalo kondisinya seperti ini, tentu mengganggu aktivitas kegiatan di GOR dan lapangan futsal, dan ujungnya mempengaruhi pendapatan. Karena itu saya minta agar proses itu segera dituntaskan. Apalagi sudah mendekati pelaksanaan Pra PON,” ujar pemegang V Dan Kempo NTT ini. (AM7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here