foto:dok Humas PUPR

Bintangtimur.news, Jakarta – Provinsi Banten di gadang-gadang bakal menjadi lumbung pangan nasional. Terkait hal itu, pemerintah melalui PUPR dan Ditjen Sumber Daya Air tengah berupaya keras merampungkan pembangunan Bendungan Sindang Heula. Dan selain Sindang Heula, masih ada Bendungan Karian yang terletak di kabupaten Lebak, Banten. Kedua Bendungan multifungsi ini, pun ditargetkan mesti rampung pada tahun 2018, mendatang.

“Di Banten, kita sedang bangun dua Bendungan. Selain Bendungan Karian, kita juga membangun Bendungan Sindang Heula yang ukurannya lebih kecil dan ditargetkan selesai tahun 2018. Bendungan ini akan mengairi daerah irigasi seluas 1.000 ha”, menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam kunjungan kerjanya bersama Presiden Joko Widodo (4/9) lalu, di Kabupaten Lebak, Banten.

Asal tahu saja, kedua Bendungan tersebut diatas masuk dalam kategori proyek strategis nasional. Sebab, kendati tergolong kecil, Bendungan Sindang Heula dirancang untuk menampung aliran Sungai Cibanten dengan volume tampungan total sebesar 9,26 juta meter kubik dan luas genangan 128,50 ha.

Disisi lain, Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Ni Made Sumiarsih, menjelaskan, bahwa selain irigasi, Bendungan Sindang Heula menjadi salah satu sumber air baku dengan debit 0,8 m3/detik bagi Kota Serang dan Kabupaten Serang serta sebagai sarana pengendalian banjir wilayah tersebut sebesar 900 m3.

Sekedar informasi, Bendungan Sindang Heula mulai dibangun sejak November 2015 lalu dengan menelan anggaran sebesar Rp 427 miliar. Kabarnya, sementara ini progres konstruksinya baru mencapai 44 persen. (RF)