Bintangtimur.id–Kupang—–Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis meminta pengelolaan Bendungan Raknamo harus dilakukan lebih baik dari pengelolaan Bendungan Tilong. Kehadiran Bendungan Raknamo harus memberi manfaat untuk masyarakat di wilayah tersebut.

“Pengelolaan Bendungan Tilong yang tidak berjalan efektif, harus dijadikan pelajaran penting dari pihak pengelola Bendungan Raknamo ini. Jangan sampai kejadian di Bendungan Tilong terulang lagi di sini,” ujar Fary, kepada wartawan, usai memantau pengerjaan Bendungan Raknamo, pekan lalu.

Menurut Fary, kehadiran fasilitas seperti Bendungan Raknamo harus memberi manfaat untuk masyarakat sekitarnya. Misalnya, manfaat ekonomi dan pertanian. Manfaat ekonomi, maksud fary, masyarakat dapat berjualan di areal Bendungan Raknamo, karena sudah menjadi lokasi pariwisata. Selain itu, masyarakat juga bisa menanam tanaman ekonomi produktif yang bisa membantu ekonomi keluarga.

“Kalau masyarakat sudah merasakan manfaat dari kehadiran fasilitas ini, maka pesan besar keberadaan bendungan ini sudah tercapai. Apalagi, masyarakat merasakan adanya peningkatan ekonomi keluarga, tentu lebih bagus,” tegasnya.

Fary juga meminta pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sebagai mitra kerjanya, agar bisa membantu, sehingga keberadaan bendungan ini bisa dirasakan langsung dampak postifnya oleh masyarakat.

Fary juga mengapresiasi proses pengerjaan Bendungan Raknamo yang sudah hampir selesai. Karena itu, dia meminta agar kesiapan pengelolaan bendungan ini harus sudah disiapkan.

“Sangat diharapkan usai peresmian nanti, pelaksanaan teknisnya berkaitan dengan pemanfaatan untuk masyarakat sudah tidak jadi masalah. Karena itu, kami sarankan sejak sekarang sudah mulai persiapannya,” ujar fary. (aps)