Bintangtimur.id – Kupang. Kehadiran jalan nasional yang di wilayah Poros Tengah, Kabupaten Kupang, mengakhiri ‘penderitaan’ masyarakat yang berada di sepanjang wilayah tersebut.

Adanya jalan hotmix yang dibangun dengan dana APBN ini sangat membantu mengatasi tiga masalah penting masyarakat.

“Kami tidak menyangka, ternyata warga di sini bisa menikmati jalan aspal seperti ini. Kami pikir kami sudah suaah terus. Ternyata, pemerintah dan Bapak Fary Francis di Komisi V DPR RI sangat membantu kami, mengatasi berbagai kesulitan yang kami hadapi,” ujar Terfina Nifu, warga Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, saat berdialog dengan Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis, dan pihak Kementerian PUPR, anggota DPRD Kabupaten Kupang.

Kehadiran Ketua Komisi V DPR RI bersama mitra kerjanya pekan lalu, untuk memantau langsung pengerjaan jalan baru dan jalan longsor.

Menurut Nifu, kehadiran jalan hotmix ini, sangat membantu mengatasi tiga masalah krusial di sini.

Pertama adalah mengatasi persoalan kesehatan, kedua mengatasi persoalan ekonomi masyarakat, dan ketiga mengatasi kesulitan transportasi.

Untuk masalah kesehatan, lanjut Nifu, sebelum adanya jalan hotmix mereka kesulitan fasilitas kesehatan dan akses menuju fasilitas kesehatan yang lebih baik. Sekarang, dengan adanya jalan hotmix ini, mereka lebih cepat ke rumah sakit terdekat, atau memanfaatkan ambulance untuk menjemput warga yang sakit.

“Kalau sebelum jalan ini di aspal, tentu saja kami sgt sulit mengantar orang sakit atau mau melahirkan. Pernah dulu ada yang meninggal di jalan, karena terlalu lama menuju rumah sakit atau puskesmas. Sekarang kami bersyukur dengan dukungan Pak Fary dan anggota Dewan yang lainnya, kami bisa hidup bahagia seperti ini,” ujar Nifu.

Berkaitan dengan ekonomi masyarakat, lanjut Nifu, tentunya mengalami perubahaan. Dulu, biasanya kami sangat sulit membawa hasil kebun ke Kota Kupang dan Pasar Oesao.

‘Saat jalan aspal ini ada, setiap hari, hasil kebun kami langsung kami bawa, atau ada pedagang yang datang ambil di kampung kami. Itu yang kami rasa bersyukur sekali,” tegasnya.

Dengan adanya jalan hotmix ini, lanjut Nifu, akses transportasi sangat mudah. Dulu, mereka harus satu sampai dua jam menuju Takari, sekarang mereka lebih cepat.

“Kami gunakan motor ojek saja sudah bisa sampai lebih cepat ke wilayah lainnya. Intinya, kami senang dengan pemerintah dan Pak Fary sebagai anggota DPR RI yang selalu memperhatikan kesulitan masyarakat ” ujarnya.

Sementara itu warga lainnya, Agus Nifu menambahkan, awalnya mereka tidak yakin kalau akses jalan ke kampung mereka bisa seperti ini. Ternyata, apa yang bagi mereka sekedar mimpi, sekarang sudah menjadi kenyataan.

“Kami bagaikan mimpi, kalau ada jalan hotmix di wilayah kami. Ini tentu menjadi momentum kebangkitan kami, khususnya kebangkitan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Fary Francis kepada bintangtimur.id mengatakan, beberapa tahun lalu, dia pernah ke wilayah ini. Akses jalannya sangat sulit, memang. Terlebih, setelah melihat langsung kondisi masyarakat, ada keinginan besar agar jalan di wilayah ini di hotmix dengan alokasi dana negara.

“Setelah usulan masyarakat kita terima, dan ada program kegiatan dari Kementerian PUPR, kita bersama-sama dengan mitra kita memantau langsung kebutuhan utama masyarakat. Akhirnya, seperti yang kita lihat sekarang ini, jalannya sudah di hotmix sepanjang 80 kilometer lebih, dari rencana sekitar 100 kilometer lebih,” ujar Fary.

Menurut Fary, warga di sepanjang jalan ini sangat membantu pemerintah dalam pengerjaan jalan. Misalnya, saat pembukaan lahan jalan, tidak ada penolakan dari masyarakat. Jelas, kondisi ini yang membuat pemerintah dan DPR RI lebih serius bekerja.

“Kita senang karena warga di sini sangat membantu kelancaran jalan ini. Dampaknya, bantuan APBN untuk kelanjutan pengerjaan jalan ini terus digulirkan,” ujarnya.

Fary menyampaikan terima kasih atas dukungan warga sehingga proses kegiatan pembukaan jalan baru dan pengaspalan jalan tidak mengalami masalah.

“Partisipasi masyarakat seperti ini yang membuat pemerintah dan kami wakil rakyat NTT di DPR RI akan bekerja lebih semangat,” ujarnya.

Fary juga berharap agar masyarakat bisa menjaga dan memanfaatkan jalan ini dengan baik.

“Jalan ini fasilitas negara, karena itu, harus dijaga dengan baik. Kalau kondisinya baik, partisipasi masyakaat bagus, maka bantuan akan terus mengalir di wilayah ini,” ujarnya. (aps).