Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan menyerahkan Award Kategori AOC 121 Kepada perwakilan PT Citilink Indonesia.

Bintangtimur.news, Jakarta – Banyak cara dalam upaya mendorong peningkatan standar keselamatan operator transportasi di Indonesia, misalnya saja dengan memberikan peghargaan bergengsi bagi mereka (operator transportasi) yang berprestasi. Kementerian Perhubungan sebagai pemegang regulator, menyerahkan Penganugerahan Penghargaan Manajemen Keselamatan Penyelenggara Jasa Angkutan atau Transportation Safety Manajemen Award (TSMA) 2017, kemarin (19/12). Pemberian Award ini diharapkan semakin memotivasi semua operator meningkatkan keselamatan transportasi di semua moda.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo berpendapat, penghargaan ini dapat mendorong upaya peningkatan standar keselamatan di semua operator transportasi baik darat, laut, udara, maupun perkeretaapian.

“Dengan penghargaan ini secara bertahap akan mengangkat standar safety-nya mereka (operator transportasi), baik mereka yang menang maupun yang belum menang mereka akan berupaya untuk setiap tahun meningkatkan standar keselamatannya,” kata Sugihardjo usai menyerahkan langsung penghargaan kepada sejumlah operator pemenang TSMA 2017 di Jakarta.

Pria kelahiran Cirebon, 24 Februari 1961 itu pun menambahkan, ke depan selain nantinya penghargaan ini akan dibarengi dengan kegiatan Hari Perhubungan Nasional. Pihaknya, mengusulkan agar pemenang TSMA ini bisa mendapat potongan diskon untuk premi asuransi dari PT Jasa Raharja.

“Jadi disamping piala harus ada efek sosialnya misalnya kalau melibatkan PT Jasa Raharja, mereka yang menang award ini berarti standar safety-nya tinggi, kalau standar safetynya tinggi artinya resiko keselamatannya rendah jadi wajar kalau terhadap yang menang ini misalnya diskon untuk premi dari PT Jasa Raharja,” ungkapnya.

Selain itu Sugihardjo menyampaikan, nantinya operator transportasi yang berhasil memperoleh penghargaan akan diberikan kesempatan lebih. Terkait upaya pengembangan usahanya, seperti penambahan slot time, trayek, dan lain-lain. Sugihardjo berharap betul, dengan upaya ini diharapkan para operator transportasi akan lebih semangat untuk meningkatkan standar keselamatannya.

Peserta TSMA 2017 adalah penyelenggara jasa angkutan transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian baik yang dilaksanakan oleh BUMN maupun Swasta. Sesuai dengan usulan operator transportasi terbaik dari masing-masing Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan, tahun ini terdapat 35 operator jasa angkutan transportasi yang dinilai.

Berikut adalah para pemernang TSMA 2017 yaitu:

Moda Transportasi Darat

– Terbaik pertama PT Sinar Jaya Langgeng;

– Terbaik kedua PT Big Bird Pusaka;

– Terbaik ketiga Perum Damri.

Moda Transportasi Laut dan Penyeberangan

– Terbaik pertama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero);

– Terbaik kedua PT Dharma Lautan Utama;

– Terbaik ketiga PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero).

Moda Transportasi Udara

Kategori AOC 121

– Terbaik pertama PT Citilink Indonesia;

– Terbaik kedua PT Garuda Indonesia (Persero);

– Terbaik ketiga PT Indonesia Air Asia.

Kategori AOC 135

– Terbaik pertama PT Surya Air;

– Terbaik kedua PT Asi Pudji Astuti Aviation;

– Terbaik ketiga PT Travira Utama.

Moda Transportasi Perkeretaapian

– Terbaik pertama PT KAI Daop I Jakarta;

– Terbaik kedua PT KAI Daop IV Semarang;

– Terbaik ketiga PT KAI Daop II Bandung.