Bintangtimur.news – Kupang – Unit Kerja Presiden (UKP) Pembinaan Ideologi Pancasila memberikan penghargaan kepada 20 organisasi di Indonesia, atas partisipasinya dalam pembangunan bangsa yang berbasis aktualisasi nilai-nilai pancasila.

Keputusan pemberian penghargaan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 022/Tahun 2017, yang ditandatangani Ketua UKP Yudi Latif.

Organisasi yang mendapat penghargaan tersebut teridir atas lembaga negara dan non lembaga negara atau masyarakat.

20 organisasi tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri/BNPP, Kementerian PUPR, Kementerian Sosial Kementerian PDTP, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan, Panglima TNI, Kapolri, PT Telkom, PT Angkasa Pura I, Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Daerah Timor Tengah Utara, Pemerintah Daerah Belu, Pemerintah Daerah Malaka, MUI NTT, NU NTT, Muhammadiyah NTT, Ormas keagamaan Katolik, Ormas Keagamaan Protestan, dan LSM Forum Peduli Pelopor Pembangunan Perbatasan (FP4) Kabupaten Belu.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada masing-masing lembaga yang sudah mengaktualisasikan nilai-nilai pancasila dalam proses kegiatan organisasinya di masing-masing wilayah. Pembinaan Ideologi Pancasila tidak akan berjalan efektif kalau dilakukan sendiri-sendiri. Semua komponen harus selalu bersinergi bersama,” ujarnya.

Yudi mengatakan, penghargaan ini juga sebaga rangsangan kepada semua komponen organisasi agar terus meningkatkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehiduan bermasyarakat.

“Khususnya di daerah perbatasan Indonesia, aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus intens dilakukan, sehingga warga perbatasan memahami dengan benar nilai-nilai Pancasila tersebut,” ujarnya.

Pihaknya optimis pembangunan nilai-nilai Pancasila di wilayah perbatasan selalu berjalan dengan baik dan benar.

“Indonesia akan aman dan tentram kalau nilai-nilai Pancasila dilakukan dengan baik oleh semua komponen di bangsa ini,” ujarnya. (AM7)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here