Anggota Komisi XI DPR-RI berbincang dengan awak media di Praya, Nusa Tenggara Barat. (Foto-dok: Arief Nazarudin)

BINTANGTIMUR.NEWS, Lombok – Santer terdengar, kabarnya, Agus Dermawan Wintarto Martowardjojo atau akrab disapa Agus Marto pada bulan Mei tahun ini bakal pensiun dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Lantas, siapa yang bakal menggantikannya? Yang pasti, DPR akan memilih sejumlah usulan nama dari Presiden Joko Widodo.

Nah, menyoal pilih memilih pengganti sang Gubernur BI. Anggota Komisi XI DPR asal Gerindra, Willgo Zainar mengatakan, pengganti Agus Marto itu akan diusulkan Presiden Jokowi. Proses selanjutnya, Komisi XI DPR bakal melakukan uji kepatutan juga kelayakan atau fit and propert test terhadap nama yang diusulkan Jokowi nanti.

“Kami masih dalam posisi menunggu usulan dari Presiden Joko Widodo,” kata Willgo saat berkunjung ke Pondok Pesantren NW Nurul Haramain bersama Deputi Gubernur BI Sugeng, dan Kepala Kantor Perwakilan BI Nusa Tenggara Barat Achris Sarwani di Kabupaten Lombok Barat, NTB, Sabtu (27/1), kemarin.

Pun Willgo Zainar menyebutkan, pria kelahiran lahir di Amsterdam, Belanda pada 24 Januari 1956, merupakan sosok yang perfectsionist. Pasalnya, mantan Dirut Bank Mandiri ini, ingin semua berjalan secara sempurna sesuai visi-misi bank sentral.

“Beliau tipe orang yang perfectsionist, ingin semua berjalan secara sempurna, good governance sesuai aturan dan tata kelola yang baik,” ujar Willgo.

Mantan President Association of Amstrong University (ASAU) Berkley ini juga mengatakan, bahkan sejak di bawah kendali Agus Marto yang pernah menjabat menteri keuangan di era SBY itu. Kinerja bank sentral, boleh dibilang tidak ada masalah. Sebab, dia mampu menjaga stabilitas moneter, sistem pembayaran, inflasi dan nilai tukar rupiah tetap terkendali dengan baik.

Menurut Willgo, Agus Marto juga memiliki leadership serta mumpuni di sektor mikro dan makro-ekonomi. “Hal itu tampak dari kecermatan analisa dan kemantapan dalam pengambilan keputusan menjadi confidence` pasar yang kuat,” ucap Ketua Umum DPD HKTI Nusa Tenggara Barat itu.

Lulusan Master Business Administration of Marketing and International Business, Amstrong University Berkley, Amerika pada tahun 1994 itu kembali berseloroh, dalam menahkodai BI, Agus Marto tak pernah ragu dalam menetapkan arah kebijakan yang sudah melalui proses di internal. Di mana, pembahasannya begitu detil serta cermat.

“Secara pribadi, beliau orang yang mampu mengingat nama orang dan peristiwa jauh di atas rata-rata orang kebayakan. Dalam menjawab pertanyaan juga sangat sistematis dan runtun sehingga mudah dicerna dan rasional. Ini kesan pribadi saya pada seorang Agus Martowardojo, yang segera mengakhiri masa bhaktinya,” pungkas Willgo. (RF)