"Jalani saja dulu kebijakan ini, nanti kami akan memberikan masukan. Termasuk, masukan yang berasal dari masyarakat maupun temuan langsung komisi V," kata Fary usai rapat kerja dengan Menhub Budi Karya di DPR Jakarta, Selasa (13/3). (Foto-dok:Istimewa)

BINTANGTIMUR.NEWS, Jakarta. – Menyoal diberlakukannya peraturan ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur sejak Senin (12/3), kemarin. Sebetulnya, Kebijakan ini merupakan satu dari tiga kebijakan yang disiapkan pemerintah untuk mengurai kepadatan lalu lintas menuju Jakarta di ruas tol Jakarta-Cikampek.

Terkait hal itu, Ketua Komisi V DPR-RI Ir. Fary Djemy Francis, MMA mengatakan, pihaknya mempersilahkan pemerintah, untuk memberlakukan peraturan ganjil-genap di gerbang tol Bekasi Barat dan Timur itu. Yang mana aturan tersebut, berlaku bagi kendaraan dari Bekasi menuju Jakarta mulai sejak pukul 06.00-09.00.

(Ilustrasi-dok:Istimewa)

Fary bilang, ke depan pihaknya juga akan memberikan masukan terkait kebijakan ganjil-genap. Tentunya, setelah Komisi V DPR melakukan pengamatan langsung dan mendengarkan suara masyarakat.

“Jalani saja dulu kebijakan ini, nanti kami akan memberikan masukan. Termasuk, masukan yang berasal dari masyarakat maupun temuan langsung komisi V,” kata Fary usai rapat kerja dengan Menhub Budi Karya di DPR Jakarta, Selasa (13/3).

Fary juga menegaskan, sudah semestinya pemerintah harus menjalankan kebijakannya sesuai dengan tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kenyamanan juga mempercepat laju lalu lintas. Dan sekaligus, mengubah masyarakat agar mau memakai angkutan umum.

“Berkaitan dengan kebijakan ganjil-genap di Bekasi, sebelumnya kami memberikan catatan persiapan yakni dampaknya terhadap waktu menjadi lebih efisien dengan sosialisasi itu sehingga masyarakat bisa memahami dan beradaptasi. Kedua, bus dari bekasi harus diperbanyak supaya konektivitas mereka lebih mudah,” pungkas Fary. (RFN)