Ilustrasi- Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Emma Sri Martini saat berbincang dengan awak media. (Foto-dok:Istimewa)

BINTANGTIMUR.NEWS, – Sudah kali kedua dalam pekan ini,  rombongan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) yang dipimpin oleh CEO, Executive Managing Director JBIC, Tadashi Maeda menyambangi kantor Kementerian Koordinator (Kemko) Kemaritiman. Setelah sebelumnya, pada Senin (12/3) kemarin, mereka juga menemui Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Kabarnya, rombongan JBIC itu dijadwalkan bertemu Menteri Menko Kemaritiman hari ini, Rabu (14/3) pada pukul 10.00 WIB pagi tadi. Setelah dua jam pertemuan, Maeda beserta rombongan pun keluar dari Kemko Kemaritiman. Sayang, Maeda pelit bicara kendati sekedar memberikan pernyataan menyoal topik bahasan kepada awak media yang telah menunggu.

Hanya, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Emma Sri Martini yang bersedia memberikan komentar. Emma bilang, pertemuan tadi itu membahas sejumlah peluang kerja sama lanjutan untuk pembiayaan infrastruktur, salah satunya melalui PT SMI.

“Kami bicarakan kolaborasi dalam bentuk macam-macam,” ujar Emma, Rabu (14/3).

Disitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau acap disingkat SMI,  melihat peluang kerja sama dari sisi pembiayaan, teknikal assistance dan capacity building. Tapi, Emma mengatakan, belum ada pembicaraan terkait pembiayaan proyek secara spesifik. Harapannya, hasil diskusi terkait peluang kerja sama tersebut bisa dilaksanakan pada tahun ini.

“Makanya di-explore potensinya apa sih yang kita deploy untuk perkuat kapasitas kita. Tidak hanya SMI, tapi dalam konteks pembangunan infrastruktur, bagaimana mereka bisa berkolaborasi,” imbuh Emma. (RFN)