Pengangkatan guru honorer akan menjadi prioritas penerimaan ASN pada tahun ini. Lantaran Indonesia masih kekurangan guru sebanyak 700.000 orang. (Foto-dok:Wawat Susilawati)

BINTANGTIMUR.NEWS, Jakarta. – Lantaran ada sekitar 220.000 ASN yang bakal pensiun di seluruh Indonesia. Kabarnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mulai menghitung kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di tahun ini.

“Memang sudah lapor sama Pak Presiden. Biasanya, beliau hanya mengizinkan 50%,” kata Asman, Senin (26/3).

Ilustrasi-Guru sedang mengajar anak didiknya.
(Foto-dok:Heni Rohaeni)

Namun, dari jumlah yang tengah dihitung Kementerian PAN-RB, Asman bilang, pengangkatan guru honorer akan menjadi prioritas penerimaan ASN pada tahun ini. Lantaran Indonesia masih kekurangan guru sebanyak 700.000 orang.

“Insya Allah nanti dapat kuota maksimum,” imbuhnya.

Tapi, kata Asman, dalam memberikan formasi kuota pengangkatan guru, Kementerian PAN-RB akan mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya adalah tingkat kemampuan keuangan daerah.

Asman bilang, selain itu, pemerintah juga tengah mendata sebaran guru diseluruh Indonesia. Pasalnya, ada juga daerah yang mempunyai guru berlebih. “Kira-kira di mana posisi guru yang benar-benar kurang, itu yang menjadi prioritas kita,” kata Asman.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berharap pemerintah bisa mengangkat 100.000 orang guru pada tahun ini. “Kami berharap jumlah tersebut bisa dipenuhi,” ujarnya Muhadjir. (RFN)