"Setelah melalui proses yang panjang dengan menyerap aspirasi raktyat berbagai daerah, jutaan kader Gerindra membuka mata dan telinga selama satu tahun terakhir kepemimpinan nasional. Serta desakan agar Prabowo dicalonkan kembali sebagai calon presiden. Maka secara resmi Partai Gerindra mencalonkan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (Foto-dok:Istimewa)

BINTANGTIMUR.NEWS, Bogor. – Dari Hambalang, Bogor, berhebus kabar bahwa Partai Gerindra resmi mencalonkan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) pada perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, mendatang. Pun setelah resmi berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra memberi mandat kepada partai koalisi untuk memilih Calon Wakil Presiden (Cawapres).

“Setelah melalui proses yang panjang dengan menyerap aspirasi raktyat berbagai daerah, jutaan kader Gerindra membuka mata dan telinga selama satu tahun terakhir kepemimpinan nasional. Serta desakan agar Prabowo dicalonkan kembali sebagai calon presiden. Maka secara resmi Partai Gerindra mencalonkan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden,” kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/4).

Ahmad Muzani bilang, keputusan ini berdasarkan aspirasi dari masyarakat yang meminta Prabowo untuk tampil mencalonkan kembali sebagai Capres 2019. Prabowo telah menerima mandat tersebut dan akan segera bergerak membangun koalisi Pilpres.

“Sebanyak 34 Ketua DPD tingkat provinsi Partai Gerindra, 529 Ketua DPC tingkat Kabupaten serta 2.785 orang anggota DPRD Kabupaten/Kota dan 251 orang anggota DPRD tingkat provinsi dan 73 anggota DPR RI secara bergantian menyampaikan aspirasi konstituen yang menginginkan Prabowo Subianto maju calon presiden,” kata Muzani.

Wakil Ketua MPR ini menambahkan, Prabowo memerintahkan seluruh kader turun bersama rakyat. Siang dan malam berjuang dengan rakyat.

Sebelumnya, dalam pidatonya di Rakornas Partai Gerindra di Hambalang, Prabowo mengaku siap untuk kembali mencalonkan sebagai Capres jika diberi mandat oleh Partai Gerindra.

“Dengan segala tenaga saya, dengan segala jiwa dan raga saya, seandainya Partai Gerindra memerintahkan saya untuk maju dalam pemilihan presiden yang akan datang, saya siap melaksanakan tugas tersebut,” ujar Prabowo.

Dalam acara Puncak tersebut, juga hadir sejumlah tokoh-tokoh Politik diantaranya, HM Amin Rais, Habib Salim Seggaf, Zulkifli Hasan, Sohibul Iman, dan Muhaimin Iskandar.

Nah, bicara menyoal deklarasi pencalonan Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menjelaskan, rencananya nanti ada deklarasi setelah kita ada suratnya dari sahabat-sahabat kita PAN dan PKS. Selain, juga ada nama cawapresnya.

“kemungkinan besar deklarasi itu akan di Banyumas karena tempat itu merupakan kota yang mempunyai banyak sejarah,” ujar Arief Poyuono di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4).

Sayang betul, Arief belum bisa memastikan, kapan hari dan tanggal deklarasi tersebut bakal digelar. Menurut Arief, kemungkinan deklarasi dilakukan setelah pemungutan suara Pilkada 2018. Namun, saat ini Gerindra tengah memastikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung dalam koalisi mendukung Prabowo di Pilpres 2019.

Asal tahu saja, alasan deklarasi itu bakal digelar di Banyumas. Boleh jadi, lantaran di Banyumas banyak tertanam sejarah leluhur keluarga Prabowo. Sekaligus pula mengenang almarhum Sang Begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo (ayahanda Prabowo Subianto). (RFN)