Aksi Heroik Jhoni saat memanjat tiang bendera saat upacara pengibaan bendera di Motaain, perbatasan Indonesia - Timir Leste, Jumat (17/8).

Bintangtimur.news – Silawan – Yohanes Gama Marschal Lau (13) alias Joni, pemanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali bendera yang tersangkut saat upacara peringatan HUT Ke-73 RI di Pantai Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi terkenal di Indonesia.

Kini, si bocah asal perbatasan Indonesia – Timor Leste itu menjadi perbincangan nasional, baik di warung kopi, hotel berbintang, sampai kursi para Menteri kabinet kerja Presiden Jokowi.

Bahkan Presiden Jokowi pun mengundang “Spiderman” asal perbatasan itu di Istana negara Senin (20/8).

Keberanian si bocah akhrnya menuai keberkahan yang luar biasa. Berbagai janji dilontarkan dari perseorangan, TNI, Kepolisian, sampai di Badan Usaha Milik Negara.

Sebut saja pengacara kondang Hotman Paris memberi uang cas Rp 25 juta, adik si pengacara juga memberi Rp 25 juta. Kodim Belu dan Pamtas Belu memberikan hadiah langsung kepada si Joni di rumahnya pada malam Kemerdekaan itu. Bahkan, PLN secara nasional memberikan kuliah dan ikatan dinas untuk Jhoni.

Berbagai kebahagian itu mengalir setelah keikhlasan Jhoni memanjat tiang bendera. Tentu, pada awalnya si Jhoni kecil tidak memikirkan semua hadiah yang akan didapatkannya.

Jhoni mungkin berpikir, Merah Putihku harus berkibar di pintu perbatasan. Merah Putihku jangan sampai malu, dilihat langsung warga negara lain. Kibaran Merah -Putih  merupakan pertanda ada kemenangan, kekuatan, harga diri sebuah bangsa.

Tekad yang kuat yang timbul dari dalam diri anak perbatasan itu, membuat keberaniannya muncu seketika. Tanpa takut, Jhoni kecil berani memanjat disaksikan Wakil Bupati Belu, Forkopimda Belu, Prajurit TNI dan Polri,serta Satpol PP., para siswa SD, SMP,SMA, dan pemuda perbatasan.

Kakak kandung Yohanes, Siquito Humberto Marcal, mengatakan, aksi yang dilakukan adik bungsunya itu dilakukan secara spontan. “Pada saat tali bendera terlepas dan tersangkut, ada beberapa orang yang kemudian mengatakan siapa yang bisa panjat tiang bendera. Mendengar itu, adik saya langsung menuju tiang bendera dan langsung panjat,”ungkap Siquito kepada Kompas.com.

Wakil Bupati Belu JT Ose Luan mengatakan, atas aksi heroiknya Yohanes dipanggil untuk berdiri di atas podium. “Saya bangga dengan perjuangan dia (Yohanes) memanjat tiang bendera. Saya katakan ke dia bahwa perjuangan para pahlawan dulu untuk memperjuangan negara ini begitu besar,” tuturnya. Luan pun mengapresiasi tindakan Yohanes dan berencana memberikan hadiah untuk Yohanes.

“Anak ini bagi saya adalah pahlawan kita hari ini karena telah menyelamatkan keadaan,” ucap Luan. (AM7/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here