Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis foto bersama salah seorang ibu saat kunjungan kerjanya di NTT.

Bintangtimur.news – Jakarta – Wakil rakyat itu wakil. Wakil dari kepala yang namanya rakyat. Karena itu, logikanya wakil rakyat tidak hebat jika rakyat belum sejahtera. Wakil tidak boleh lebih dari kepala.

Sebagai wakil rakyat NTT saya terus berusaha untuk selalu memberi waktu dan kesempatan bertemu dengan rakyat.

Komitmen saya, daerah pemiilihan adalah medan perjuangan dan pelayanan. Senayan hanya tempat memformulasikan aspirasi menjadi kebijakan.

Mesti lebih betah di dapil agar bisa jelas menangkap aspirasi dan terus konsisten di Senayan supaya aspirasi berbuah program. Tentu semua ikhtiar untuk rakyat NTT tidak serta merta terjawab pada saatnya. Masih butuh waktu dan ruang untuk menjadikannya nyata.

Karena itulah, sebagai wakil rakyat saya memohon maaf apabila selama tahun 2018, ada hal-hal yang kurang berkenan, yang kurang maksimal diperjuangkan sebagai pelayan rakyat NTT.

Perjuangan memang belum usai. Teruslah mendukung dan memantau kami, mendoakan dan memotivasi kami agar di tahun 2019, harapan serta aspirasi rakyat NTT semakin banyak yang diwujudnyatakan.

Saya tentu tidak bisa berjalan sendiri. Berjalan bersama bapa/mama/basodara semua akan semakin meneguhhkan niat, memperkuat langkah dan memperkokoh komitmen untuk terus bekerja dan melayani rakyat NTT.

Atas nama pribadi dan keluarga saya ucapkan selamat memasuki tahun baru 2019. Semoga menjadi tahun yang penuh berkat bagi kita semua. GBU #faryterusbersamarakyat2019. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here