Ketua Komisi v DPR RI Fary Djemi Francis, bersama anggota Komisi V, foto bersama dengan Wagub NTT Yosep Nae Soi dan Walikota Kupang Jefry Riwu Kore, usai dialog bersama di ruang rapat Gubernur NTT, Kmamis (17/1)

Bintangtimur.news – Kupang – Wakil Gubernur (Wagub) NTT Yosef Nae Soi meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa dan Komisi V DPR RI untuk menaikkan gaji pendamping lokal desa.

Pemprov NTT dengan kemampuan APBD yang masih terbatas belum mampu meningkatkan pendapatan pendamping lokal desa di NTT.

“Gaji pendamping lokal desa di NTT masih diatas 1 jutaan. APBD kami belum mampu membantu menaikkan gaji pendamping lokal desa tersebut. Karena itu, saya minta kepada pihak Kemendes dan teman-teman di Komisi V DPR RI untuk membantu meningkatkan gaji pendamping lokal desa,” ungkap Wagub NTT yang juga mantan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar ini, saat pertemuan dengan Komisi V DPR RI dalam kunjungan kerja Spesifik di NTT, di ruang rapat Gubernur NTT, Kamis (17/1).

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes RI Muhammad Fachri merespons usulan dari Wagub NTT. Menurut Fachri, pihaknya terus berdiskusi untuk meningkatkan gaji pendamping lokal desa.

“Saat ini kami masih terus berdiskusi dengan komponen terkait di Kemendes, agar gaji pendamping lokal desa bisa dinaikkan,” ungkap Fachri.

Fachri berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT agar upaya Pemerintah Pusat untuk percepatan peningkatan desa bisa terlaksana dengan baik.

“Kita terus membantu meningkatkan alokasi dana desa untuk Pemerintah Provinsi NTT,” ungkap Fachri.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis mengungkapkan, pihaknya bersama Kemendes RI terus bersisnergi dalam rangka meningkatkan kapasitas desa dan para pendampingnya.

“Kita terus bersinergi untuk mewujudkan kualitas kehidupan desa di seluruh Indonesia melalui peningkatan dana desa setiap tahun,” ungkapnya. (AM7)