Bintangtimur.news – Soe – Desa Hane betul-betul membawa berkah. Selain dikunjungi Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis dan Dirjen dari Kemendes dan Kementerian PUPR, Desa ini kecipratan dana Bumdes sebesar Rp 50 juta.

Dana tersebut untuk membantu pengembangan usaha kerajinan ukiran kayu dan batu

“Kita bangga dan bersyukur, ternyata hasil produk dari kelompok usaha ini sudah menjamah Eropa. Bahkan wisatawan dari Perancis dan Inggris bisa membeli langsung di tempat ini. Semoga dengan bantuan modal usaha ini, usahanya lebih berkembang dan maju,” ungkap Fary .

Fary juga meminta kepada Kepala Desa dan para pengrajin ukiran agar bisa memasarkan produknya di kantor Desa Hane atau dititipkan di tempat penjualan kerajinan tangan di Soe dan Kupang.

“Kalau hasil kerajinannya sudah banyak, maka pemasarannya harus lebih luas. Jangan hanya menunggu pembeli datang dari Perancis atau Inggris saja, namun sudah bisa dipasarkan Soe atau Kupang. Bahkan, kantor desa pun harus dipajang semua produk kerajinan ini,” ujar Fary, yang sebelumnya sudah mengunjungi Desa Hane ini.

Ketua Kelompok Kerajinan Usaha Ukiran Kayu dan Batu Kune mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan modal usaha yang diberikan Kemendes RI.

“Saya berterima kasih, ternyata Pak Fary menepati janjinya untuk kembali ke desa ini, dan membantu kami dengan modal usaha. Bantuan ini membuat kami lebih semangat untuk bekerja menghasilkan produk kerajinan kayu dan batu,” ujar Kune. (AM7)