Bintangtimur.news – Soe – Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis meminta Kementerian Desa (Kemendes) RI sebagai penanggung jawab pendamping desa di seluruh Indonesia, untuk memecat pendamping desa yang ketahuan tidak berada di desa.

Pendamping desa harus memahami esensi tugasnya sebagai pendamping, yang berarti selalu berada di desa mendampingi desanya.

“Kalau pendamping desa tidak selalu berada di desa, maka itu bukan pendamping namana. Karena itu, harus diganti saja pendamping seperti itu, karena tidak memahami filosofi sebagai pendamping,” ujar Fary Francis, dalam sambutannya saat Rakorda pendamping desa se-daratan Timor, di Soe, Jumat (18/1)

Fary mengungkapkan, sebagai Ketua Komisi V DPR Ri yang mengetuk palu persetujuan anggaran di Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, dia memahami betul fungsi dan tugas seorang pendamping.

“Saya sebelum berada di posisi ini, juga pendamping seperti kalian. Sebagai pendamping, kita tahu betul kondisi desa, masyarakat dan kehidupan di desa itu. Dengan itu, baru kita bisa berbuat membangun desa dengan hati. Untuk mendapatkan semua itu, kita harus berada di desa, selalu bersama masyarakat, mendengar curahan hati mereka. Kalau pendamping seperti itu, maka desa tersebut pasti maju dan berkembang,” ungkap Fary.

Fary juga meminta semua pendamping desa agar fokus pada tugas dan fungsinya. Pendamping desa harus menunjukkan kualitasnya sebagai orang yang pantas menjadi pendamping.

Pada kesempatan itu, Fary juga meminta testimoni dari dua pendamping desa. Ternyata, dari dua pendamping desa tersebut, ada yang tahu betul soal desanya ada juga yang belum mengenal betul desa dampingannya.

“Beberapa pertanyaan tadi sengaja saya berikan untuk mengetes bagaimana pengetahuan mereka tentang wilayah tugasnya. Ternyata ada yang tahu dan ada yang tidak tahu. Mereka tidak mungkin menipu saya, karena dua desa tersebut sudah saya kunjungi sebelumnya,” tegas Fary.

Fary berharap kepada seluruh pendamping desa di Indonesia, NTT dan khususnya di Pulau Timor dan Sumba agar aktif bersama masyarakat di desa.

“Saya minta agar semua pendamping desa tetap fokus dengan tugasnya. Wujudkan dalam diri masing-masing untuk konsisten berjuang membangun desa dampingannya, agar lebh maju dan berkembang,” pungkasnya.

Dukung Naikkan Gaji Pendamping Desa

Dalam dialog bersama pendamping desa, ada permintaan untuk menaikkan gaji pendamping desa.

Permintaan itu langsung direspons Ketua Komisi V DPR RI, dan meminta pihak Kemendes RI untuk mengkaji kenaikan gaji pendamping desa di Indonesia.

“Kami menyetujui usulan dari pendamping desa untuk menaikkan gajinya. Karena saya minta agar pihak Kemendes dalam waktu tidak terlalu lama segera mengusulkan rencana kenaikan gaji tersebut”.

“Saya juga minta kepada pendamping desa agar lebih serius lagi dalam beraktivitas sebagai pendamping desa. Kalau gajinya sudah naik, namun tidak fokus kerja di desa, kita minta evaluasi lagi pada tahun berikutnya,” ungkap Fary yang disambut ratusan pendamping desa dengan tepukan tangan.

Usai kegiatan, Ketua Kmisi V DPR RI dan mitra kerja dari Kemendes RI, foto bersama dengan pendamping desa se-Daratan Timor. (AM7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here