Ketua Kmisi V DPR RI Fary Djemi Francis, dialog dengan para pedagang di Pantai Warna Oesapa, saat mengunjungi pantai tersebut yang porak poranda diterjang gelombang pasang Kamis (24/1).

Bintangtimur.news – Kupang – Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang untuk meningkatkan informasi ke masyarakat NTT berkaitan dengan cuaca buruk, gelombang tinggi dan hujan lebat.

Informasi yang disampaikan BMKG wajib diperoleh masyarakat agar dapat mengantisipasi sejak dini apabila terjadi dampak yang disebabkan cuaca buruk, gelombang tinggi dan curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Saya berharap BMKG tingkatkan informasi ke masyarakat berkaitan dengan cuaca ekstrim dan gelombang tnggi. Masyarakat butuh informasi yang jelas dan akurat dari BMKG, untuk mengantisipasi hal-hal yang bakal terjadi karena dampak cuaca buruk,” ujar Fary, usai meninjau Pantai Teddys dan Pantai Berwarna Oesapa, yang terkena dampak gelombang tinggi, Jumat (25/1).

Fary juga meminta BMKG menggunakan seluruh jaringan atau elemen penghubung agar semua informasi yang disampaikan dapat diketahui masyarakat.

“BKMG dapat menggunakan media massa, elektronik, dan media sosial untuk menginformasikan semua informasi berkaitan dengan cuaca ekstrim di NTT. Kita mengharapkan tidak boleh kejadian di masyarakat disebabkan karena ketidaktahuan mereka berkaitan dengan cuaca dan gelombang pasang,” ungkap Ketua Fraksi Gerindra MPR RI ini.

Saat dialog dengan masyarakat di Pantai Warna Oesapa, Fary menanyakan soal kejadian gelombang pasang di wilayah tersebut, apakah sebelumnya sudah mendapat informasi dari BMKG?

Salah seorang warga mengungkapkan, pihaknya beruntung mendapat infomrasi awal dari BMKG melalui facebook, sehingga mereka bisa mengantisipasi sebelum terjadinya gelombang tinggi.

“Kami sudah pindahkan barang-barang jualan kami di Pantai Warna ini sehari sebelum gelombang tinggi terjadi. Semua itu karena kami dapat informasi dari BMKG dan setiap empat tahun sekali selalu ada kejadian seperti ini,” ujar Marthen, salah seorang pedagang di Pantai Warna Oesapa.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi El tari Kupang Ota Welly Jenni Thalo, saat dialog terbatas dengan Ketua Komisi V DPR Ri di Resto Nekamese mengungkapkan, BMKG selalu menginformasikan perkembangan cuaca, gelombang laut, dan intensitas hujan ke masyarakat.

“Kami menggunakan semua media untuk menginformasikan sejak awal berkiatan dengan prakiraan cuaca, gelombang laut dan tingkat intensitas hujan di wilayah NTT. Berkaitan dengan cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi di Kota Kupang selama tiga hari ini, kami sudah sampaikan terlebih dahulu melalui facebook, whatsApp grup jurnalis BMKG, dan media sosial lainnya. Kami yakin warga sejak awal sudah mendapat informasi berkaitan dengan cuaca buruk ini,” tegas Ota.

Ota mengatakan, BMKG secara nasional sudah memiliki standar tersendiri untuk menginformasikan semua kejadian ke masyarakat. Tujuannya, agar setiap kondisi yang bakal terjadi, sudah diketahui masyarakat.

“Masyarakat sudah bisa mengantisipasi kejadiannya kalau sudah ada informasi awal yang mereka terima. Untuk itu, semua jejaring kami pasti digunakan untuk menyampaikan informasi penting ini,” ujarnya. (AM7)