Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis bersama mitra kerjanya dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 2, BMKG dan Cipta Karya, saat memantau jalan yang nyaris putus di Pantai Warna Oesapa akibat diterjang gelombang pasang, Jumat (25/1).

Bintangtimur.news – Kupang – Pantai Teddys di Kelurahan Lai-Lai Besi Kopan dan Pantai Warna Oesapa, Kelurahan Oesapa, NTT, porak poranda dihantam gelombang tinggi.

Untuk mengintervensi kerusakan tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis meminta Pemerintah Kota Kupang segera bersurat ke Kementerian PUPR dan Komisi V DPR RI.

“Kita bisa tangani kerusakan tersebut melalui APBN. Untuk lebih cepatnya kami minta Walikota Kupang segera bersurat. Kalau sudah ada surat, segera kami koordinasikan di tingkat pusat untuk menangani jalan di Pantai warna ini yang nyaris putus,” ungkap Fary, usai memantau kerusakan di dua pantai tersebut, Jumat (25/1).

Saat memantau kegiatan tersebut, Fary Francis didampingi mitra kerjanya dari Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 2, BMKG dan Cipta Karya. 

Dia juga meminta Pemkot Kupang agar bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun tembok penahan gelombang di sepanjang pantai itu.

“Kami melalui APBN juga akan membantu. Untuk tahap awalnya, Pemkot bisa terlebih dahulu membangun tembok penahan gelombangnya sepanjang 300 meter ini,’ ungkap Fary.

Fary juga meminta pihak balai sungai untuk membuat kajian teknis supaya bisa didorong dalam pembahasan anggaran di tingkat Pusat.

“Jika melihat kondisi lapangan, kondisi tanggul penahan gelombang yang tidak kuat yang menyebabkan air terus mengikis badan jalan ini. Tentu saja kondisi jalan ini mendesak untuk diperbaiki,” tegasnya.

Yustina, salah seorang ibu yang dijumpai di Pantai Warna Oesapa mengungkapkan, mereka sangat bersyukur dengan kehadiran Ketua Komisi v DPR Ri yang memantau langsung keruskana di Pantai Warna ini.

“Terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang akan diperjuangkan Pak Fary. Kami memang berharap agar tempat ini kembali difungsikan agar usaha kami kembali jalan. Kalau tidak segera difungsikan bisa mempengaruhiu ekonomi kami,” ujar Yustina yang mengaku penjual jagung bakar di Pantai Warna ini. (AM7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here