Ketua Fraksi Gerindra MPR RI melakukan Sosialisasi Empat Pilar bersama masyarakat nelayan di Desa Sulamu, Kabupaten Kupang. (Foto-dok:Istimewa)

BINTANGTIMUR.NEWS, Kupang — Siang tadi, Rabu, (16/1/2019), sekitar bibir pantai di Desa Salanamu Kabupaten Kupang memang panas terik matahari cukup menyengat. Kendati begitu, Ketua Fraksi Partai Gerindra MPR RI Ir. Fary Djemy Francis, MMA tampak semangat betul untuk merampungkan kegiatan Program Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Selain memang sudah menjadi tugasnya sebagai wakil rakyat, kegiatan terkait pun sebagai salah satu obat kerinduannya agar dapat berkumpul dengan masyarakat di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Disisi lain, Fary Francis juga memandang bahwa kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sangat penting disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat nelayan di Indonesia dan bukan saja masyarakat nelayan di Sulanamu. Terlebih, tahun 2019 ini Indonesia bakal menghadapi kontestasi pemilihan umum (pemilu 2019), baik itu pemilihan Presiden (Pilpres) maupun pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April, mendatang.

“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan itu, penting. Ini tahun politik, saya berharap betul agar masyarakat berbagai profesi mendapat edukasi yang tepat. Terutama edukasi yang menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan dalam menjaga keberagaman dibawah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ketua Komisi V DPR RI kepada awak Bintangtimur.News (16/1).

Fary Francis juga menambahkan, program-program empat pilar seperti soal dasar negara Pancasila, Amandemen UUD 1945 serta menyoal nasionalisme dan GBHN menjadi penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat nelayan Sulamu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya yakin betul, bahwa masyarakat Sulamu dapat berperan aktif dalam menjaga keutuhan dan persatuan negara ini. Lihat saja, kendati mereka datang dari desa dan berprofesi sebagai nelayan tetapi semangatnya untuk mengetahui soal Empat Pilar MPR RI perlu diacungi jempol. Sejak pagi, teman-teman nelayan ini berbondong-bondong untuk mengikuti acara Sosialisasi Empat Pilar  MPR,” ujar pendiri Sekolah Sepakbola dan Akademi Bintang Timur Atambua.

Ketua Komisi V DPR RI ini pun mengaku, bahwa selain mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI. Dirinya menyempatkan waktu untuk berdiskusi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat nelayan asal Sulamu. Salah satu persoalan yang disampaikan adalah menyoal minimnya bantuan kepada mereka karena status kewilayahan Sulamu sebagai kelurahan. Sedangkan realitas di lapangan, Sulamu masih sangat dirasakan sebagai ‘desa’.

“Saya di Komisi V DPR RI akan berkoordinasi dengan Kementerian Desa sebagai mitra untuk dapat memasukan Sulamu dalam kategori daerah tertinggal sehingga para nelayan bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Desa” pungkas Fary Francis.