Rapat Koordinasi ini difokuskan pada persiapan mudik lebaran dari berbagai sisi, seperti infrastruktur, kelaikan moda transportasi, termasuk di dalamnya kenaikan harga tiket pesawat. (Foto-dok:Arief Nazarudin)

BINTANGTIMUR.NEWS, Jakarta – Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI, Ketua Komisi V Ir Fary Djemy Francis, MMA mempertanyakan menyoal kesiapan mudik Lebaran 2019 kepada mitra kerjanya. Ya, diantaranya, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Indonesia (Korlantas Polri).

“Rapat Koordinasi ini difokuskan pada persiapan mudik lebaran dari berbagai sisi, seperti infrastruktur, kelaikan moda transportasi, termasuk di dalamnya kenaikan harga tiket,” ujar Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis saat memimpin Rapat Kerja di ruang rapat Komisi V DPR RI, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Fary Francis bilang, kondisi infrastruktur jalan yang memadai menjadi satu faktor utama dalam kelancaran, kenyamanan dan keamanan mudik Lebaran. Terutama di beberapa titik  rawan kecelakaan. Dalam hal transportasi darat, pihaknya berharap penyelenggara angkutan, baik transportasi darat, laut, dan udara agar lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Tak cukup sampai disitu, politisi Partai Gerindra itu pun melanjutkan, Komisi V DPR RI juga berharap agar pemerintah dan Polri juga menjelaskan mekanisme yang akan diterapkan untuk memperlancar arus mudik, termasuk adanya rekayasa lalu lintas jalan nasional dan jalan tol.  

“Pertama di transportasi darat, harus dipastikan kelaikan moda transportasi darat itu aman, dan betul-betul dilakukan pengecekan. Serta mekanisme yang akan diterapkan untuk memperlancar arus mudik, termasuk di dalamnya kebijakan rekayasa lalu lintas,” jelas Fary.

Pun begitu pula dengan transportasi laut. Fary Francis tidak ingin insiden kecelakaan Kapal Motor Sinar Bangun di Danau Toba seperti tahun lalu kembali terulang. Sementara terkait transportasi udara, hal yang menjadi sorotan Komisi V DPR RI selain kelaikan moda transportasi udara, juga kenaikan harga tiket yang sangat tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

“Untuk transportasi udara, selain kelaikan moda transportasi udara, yang menjadi sorotan kami dan tentunya keluhan masyarakat adalah melambungnya harga tiket pesawat tujuan domestik. Kami berharap Menteri Perhubungan terus mengawasi tarif batas atas dan tarif batas bawah tiket pesawat,” tegas Fary.

Diakui Ketua Fraksi Partai Gerindra MPR RI itu, Menteri Perhubungan sudah mengeluarkan surat terkait dengan penentuan tarif batas atas. Namun, dilalahnya masih saja ada maskapai penerbangan yang menetapkan harga di atas tarif batas atas yang telah ditentukan. Oleh sebab itu, Komisi V DPR RI berharap betul agar Menhub menindak  tegas terhadap maskapai yang melanggar hal terkait.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here