Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) fokuskan pengembangan sepakbola usia dini dan mahasiswa. Untuk itu, Blispi akan hadir di seluruh Indonesia.
“Malam ini kita akan bentuk formatur yamg tugasnya membentuk pengurus di tingkat provinsi. Setelah terbentuk, dikirim ke Blispi Pusat, untuk kita beri SK penetapannya sebagai organisasi yang sah di tingkat provinsi,” ujar Ketua Blispi Pusat Subagja, usai Deklarasi Blispi di Wisma Menpora, Kamis (16/2).

Menurut Subagja, kehadiran Blispi untul memajukan sepakbola Indonesia bersama PSSI dan Kemenpora. Karena itu, antara Kemenpora, PSSI, dan Blispi seperti tiga batu tungku yang saling membutuhkan. “Nanti pengurus Blispi di semua tingkatan wajib hukumya berkoordinasi dengan pssi dan Dispora dalam rangka pelaksanaan kegiatan dan pengembangan sepakbola yang digelar Blispi. Kita tidak bisa berdiri sendiri tanpa PSSI dan pemerintah melalui Kemenpora,” tegasnya.

Subagja berharap, semua formatur diminta bekerja lebih cepat pembentukan kepengurusannya, sehingga rangkaian kegiatan yang sudah diprogramkan segera dilaksanakan,” ujarnya.

NTT Siap Sukseskan
Formatur pembentukan Blispi NTT Abdul Muis mengatakan, kehadiran Blispi sangat membantu pembinaan usia dini di Indonesia. Karena itu, di NTT proses pembentukan Blispi segera dilakukan, dengan mengakomodir semua pegiat sepakbola. “Kita pastikan siap kembangkan Blispi di NTT. Kita juga mohon dukungan semua pelaku sepakbola NTT agar kehadiran Blispi bisa jadi jembatan emas untuk sepakbola NTT dan Indonesia,” tegasnya. (alm)