Bintangtimur.news – Jakarta – ‎Sebanyak 445 penerbangan yang terdiri dari 196 penerbangan Internasional dan 249 penerbangan domestik di Bandara Ngurah Rai Bali terpaksa dibatalkan lantaran terdampak erupsi Gunung Agung.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ‎langsung membuka Command Center atau ruang kendali darurat untuk mengatasi segala permasalahan yang terjadi dengan cepat‎ di lantai 25 Kemenhub, Gambir, Jakarta Pusat.

Sekjen Kemenhub‎ Sughihardjo‎ melakukan video conference dengan Otoritas Bandara Ngurah Rai Bali. Ia memastikan, pihaknya akan memantau seluruh aktivitas transportasi yang ada di Pulau Dewata itu selama 24 jam.

“Kalau buka tutup bandara sifatnya dinamis tergantung dari tingkat debu vulkanik dan terganting arah angin. Sebagai contoh karena arah angin mulai dari pukul 17.00 WIB bergerak ke arah tenggara maka yang berdampak adalah bandara Lombok, sementara kemarin menjelang pagi arah ke barat daya maka berdampak adalah Ngurah Rai‎,” kata Sughihardjo‎ di lokasi, Senin (27/11/2017).

‎Dalam aktivitas video conference‎ itu dilakukan dengan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerya, General Manager Bandar Udara Internasional Lombok I Gusti Ngurah Ardita, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Kelas I Ngurah Rai Herson dan Basarnas Bali.

Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta‎ mengatakan, bahwa kondisi Gunung Agung telah memuntahkan lahar dingin. Kemudian, seluruh masyarakat yang terdapat erupsi itu telah dievakuasi ke daerah yang aman.

“Masyarakat sudah di evakuasi Karang Asem, Buleleng, Buleleng dan lain-lain. Masyarakat sudah kita antisipasi dengan pengamanan nyawa terlebih dahulu didukung dengan fasilitas pemerintah di wilayah bencana,” kata ‎Ketut Sudikerta lewat tayangan video conference‎ melaporkan.

Sementara itu, Sughihardjo‎ meminta seluruh otoritas dalam moda transportasi di Bali untuk melaporkan perkembangan terkini selama delapan jam sekali.

“Kecuali urgent langsung dilaporkan agar bisa mengambil keputusan sampai ke tingkat daerah,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Kelas I Ngurah Rai Herson‎ mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi para penumpang yang gagal untuk melakukan penerbangan ke hotel-hotel yang ada di kawasan Bandara Ngurah Rai.

“Kami juga menyiapkan makan, minum dan apa saja untuk membuat penumpang itu nyaman,” ucapnya. (AM7/okezone)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here