Kapolda Papua, Irjen Polisi Boy Rafli Amar

Papua, bintangtimur.news – Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar, seusai memimpin apel dan penyerahan penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi di Jayapura, Senin 16/10/2017, memperkirakan tiga dari tujuh kabupaten yang akan menggelar pilkada 2018, rawan konflik.

Tujuh kabupaten yang akan melaksanakan pilkada 2018 yaitu Kabupaten Jayawijaya, Mimika, Paniai, Mamberamo Tengah, Puncak, Biak Numfor dan Kabupaten Deiyai serta Provinsi Papua.

“Dari tujuh kabupaten dan satu provinsi, tiga kabupaten yang diperkirakan rawan konflik pilkada 2018 adalah Kabupaten Mimika, Jayawijaya dan Kabupaten Paniai.” ujar Kapolda Papua.

Tindakan antisipatif yang dapat dilakukan, menurut Irjen Polisi Boy Rafli, akan bekerja sama dengan pihak terkait, memberikan penyadaran kepada para pendukung calon kepala daerah untuk taat pada hukum dan tidak menganggu ketertiban umum.

“Adanya bentukan kelompok masyarakat pendukung calon tertentu memudahkan terjadinya gesekan karena perbedaan pendapat dan ini memicu konflik. Elemen tokoh masyarakat, tokoh agama dan semua lapisan masyarakat harus berperan aktif guna memberikan pemahaman kepada masyarakat agar pilkada berlangsung aman.” lanjutnya.

Untuk menjamin ketertiban umum sebelum, saat dan sesudah pilkada, Kapolda Papua menegaskan akan merangkul setiap pihak yang terlibat agar seluruh proses pemilihan kepala daerah 2018 berlangsung aman, gesekan antar pendukung terhindarkan. (AC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here