Sumber photo mirror.co.uk

Bintangtimur.news, Moskow — Rusia mendeteksi peningkatan aktivitas NATO, Pakta Pertahanan Atlantik Utara untuk mengembangkan senjata nuklir di perbatasannya. NATO menutupi aktivitasnya itu dengan mempersoalkan latihan militer Rusia dengan Belarus yang disebut Zapad-2017 karena dianggap mengancam negara-negara di Eropa Timur.

Disalin dari laman Kompas.com, “Laporan agresif yang dibuat oleh media Barat seputar latihan Zapad-2017 hanyalah pengalihan untuk menutupi peningkatan aktivitas pasukan NATO di dekat perbatasan Rusia dan Belarus” kata Sergei Shoigu, Menteri Pertahanan Rusia, seperti yang dilansir Sputnik News pada 10 November 2017.

NATO secara signifikan telah meningkatkan kehadiran militernya di perbatasan Rusia sejak tahun 2014 dengan dalih ancaman dari Moskow terhadap anggota aliansi timur setelah konflik dalam negeri Ukraina pecah.

Shoigu mengeluarkan pernyataan bahwa NATO sedang membangun senjata nuklirnya di perbatasan Rusia – Belarus setelah keputusan NATO untuk meningkatkan aktivitas pasukannya di Eropa untuk merespons latihan perang Zapad-2017.

Beberapa negara anggota NATO di wilayah timur Erpopa berulang kali menyuarakan keprihatinan atas latihan militer Zapad-2017 yang diadakan pada 14 hingga 20 September 2017 di Rusia dan Belarus. Negara- negara itu mengklaim tentara Rusia yang ditempatkan di Belarus untuk latihan tersebut, tetap tinggal di Belarus setelah berakhirnya latihan. Hal ini menjadi ancaman bagi keamanan wilayah itu.

Pejabat Rusia dan Belarus telah berulang kali membantah tuduhan tersebut, mengatakan bahwa latihan yang direncanakan itu murni untuk pertahanan dan tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara Eropa Timur. Selain itu, Rusia dan Belarus mengundang para ahli NATO dan wartawan asing untuk memantau latihan tempur Zapad-2017.

Adapun Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, meningkatnya jumlah militer NATO di Eropa Timur di tengah munculnya kritik terhadap latihan militer  Zapad-2017 Rusia-Belarus  justru tidak mendapat perhatian. (ARS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here