Ribuan orang dihalau masuk kawasan Pantai Selatan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada akhir pekan ini.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Kabupaten Gunungkidul Sunu Handoko menjelaskan, para calon wisatawan dihalau masuk mengingat seluruh kawasan wisata di DIY, termasuk Gunungkidul masih ditutup selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. “Dua hari ini sekitar 1.500 orang. Baru saja ini rombongan 30 motor boncengan semua (dihalau masuk),” kata Sunu saat dihubungi, Minggu (22/8). Kata Sunu, ribuan calon wisatawan itu terjaring di empat pos tempat pemungutan retribusi (TPR). Meliputi TPR Sadeng, TPR Wediombo, TPR Watulumbung dan TPR Siung. Tak sedikit pula yang terjaring di beberapa jalur tikus atau alternatif menuju kawasan pantai. “TPR Wediombo paling banyak. Bisa sekitar 50 persenan (dari 1.500),” lanjut Sunu.

Ribuan calon pengunjung itu, kata Sunu, banyak yang berasal dari luar DIY. Mereka memakai kendaraan bernomor polisi wilayah Jakarta, Semarang, Pacitan, Magelang, serta Klaten. Mayoritas kendaraan pribadi. “Gunungkidul juga banyak. Yang 30 motor itu dari Pantai Baron. Jadi mereka cuma oper (dari pantai satu ke pantai lain),” bebernya. Menurut Sunu, banyak dari calon wisatawan itu yang sebenarnya paham lokasi wisata masih ditutup guna mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19. Mereka beralasan jenuh dan berniat melepas penat dengan berkunjung ke pantai. Sunu melanjutkan, wisatawan terpantau mulai kembali menyerbu kawasan Pantai Selatan bulan Agustus ini. Katanya, untuk hari biasa saja terhitung ada 100-200 orang yang dihalau masuk. “Pantai itu harus steril, karena memang belum dibuka selama PPKM ini. Maka kami berpesan bersabar dulu, nanti setelah PPKM nanti diagendakan balik lagi. Kami minta putar balik secara persuasif rata-rata paham, meski ada beberapa yang agak ngegas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *