Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengadakan kunjungan ke Desa Wisata Saribu Gonjong atau Sarugo di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat pada Sabtu (28/8).

Kunjungan tersebut sekaligus untuk menebarkan semangat kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf). Saat itu, Sandiaga menyampaikan apresiasi kepada pengelola dan masyarakat Desa Wisata Sarugo yang terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisara Indonesia 2021.

Desa Wisata Sarugo itu unggul dari 70 ribu desa wisata yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Sandiaga, kerja keras masyarakat dalam menciptakan desa wisata menjadi bukti kebesaran semangat menyambut era pariwisara baru. “Terima kasih atas Sarugo, ini adalah bentuk daripada kerja sama untuk membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga pada Sabtu (28/8). Salah satu optimisme atas kemajuan desa itu diwujudkan lewat kisah Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Riki Saputra yang memutuskan kembali dan membangun kampung halaman usai lama merantau ke Jakarta, dan melakoni beragam profesi hingga meraih sukses.

“Ini adalah cerita-cerita anak-anak muda yang bisa mengambil peran untuk membangun desanya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” ujar Sandiaga. Dia mengungkap keyakinan, bahwa Desa Sarugo akan dapat berkembang menjadi desa wisata unggulan melalui sejumlah perbaikan infrastruktur seperti jaringan telepon dan internet. Sandiaga berjanji, dirinya akan ikut ambil peran untuk mengadvokasi. “Ini adalah bentuk daripada adaptasi, inovasi dan kolaborasi untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya bersemangat.

Pernyataan Sandiaga itu pun disambut baik oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin. Dia menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian Kemenparekraf dalam pengembangan Desa Sarugo. “Kami atas nama pemerintah daerah pada hari ini merasa bangga dan bersyukur atas ditetapkannya Kampung Sarugo sebagai desa wisata di antara 50 desa wisata terbaik di Indonesia. Insya Allah apa yang Pak Menteri sampaikan hari ini akan bisa menjadi harapan bagi kita bersama-sama, sehingga para wisatawan lokal dan internasional yang datang hendaknya bisa menikmati alam yang asri, namun dengan kualitas dunia,” ujar Safaruddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *