Prestasi membanggakan diraih oleh SSB Bintang Timur Atambua. Meski berada di wilayah perbatasan yakni di Desa Kabuna, Kabupaten Belu, Nusa Tenggar Timur, tetapi dalam setahun terakhir mereka sukses mengalami perkembangan pesat.

SSB Bintang Timur didirikan oleh Fary Djemi Francis pada bulan November 2015 lalu. Dalam waktu setahun belakangan, mereka menerima ratusan anak didik, tepatnya 500 bocah yang terbagi dalam berbagai kelompok umur mulai dari 7-8 tahun, 12 tahun hingga 18 tahun.

Meski usianya baru seumur jagung, namun SSB ini sekarang mulai naik level. Mereka akan mengubah dirinya menjadi sebuah akademi sepakbola.

Seiring prosesnya, sejumlah fasilitas penunjang juga mulai dibangun di tempat ini. Saat ini SSB Bintang Timur sudah memiliki lahan seluas 7 hektar. Tak hanya memiliki lapangan latihan, namun ada pula fasilitas asrama pemondokan siswa, tribun, dan kantin.

Tak sekedar berlatih, anak-anak yang tergabung dalam SSB Bintang Timur juga diikutkan ke sejumlah turnamen. Di antaranya, turnamen Piala Menpora U-14 di Kupang dan Piala Menpora U-16. Bahkan dalam keikutsertaannya yang terakhir mereka sukses menjadi juara di turnamen Bali United Kristal Pos Kupang Cup 2016.

Fary menyatakan bahwa dirinya tak cuma menyertakan timnya berkompetisi. Dia juga akan menggelar turnamen sendiri. Rencananya pihaknya akan menggelar Liga Perbatasan yang akan diikuti oleh tim-tim dari negara-negara yang berbatasan dengan Indonesia. Event tersebut baru bakal digelar pada 2017.

Fary membeberkan alasan mengapa dirinya membangun SSB Bintang Timur itu. Fary ingin mengasah talenta-talenta di areanya itu sejak dini, dengan harapan, suatu saat nanti NTT akan bisa melahirkan bibit-bibit pesepakbola handal bagi Indonesia.

“Selama satu tahun ini kami penuh perjuangan membangun SSB Bintang Timur Atambua. Bukan prestasi yang menjadi hal paling utama, tapi bagaimana membangun sepakbola dengan nilai-nilai kebangsaan, kejujuran, disiplin, nasionalisme, pantang menyerah dan semangat,” ujar Fary di FX Mall, Jakarta, Rabu (30/11).

SSB Bintang Timur Atambua sendiri rencananya akan melakukan launching secara resmi pada 4 Desember mendatang. Istimewanya, acara tersebut akan dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo.

“Kami sangat mendukung dengan hadirnya SSB Bintang Timur yang berasal dari sebuah desa perbatasan. Ini adalah upaya mencari bibit-bibit olahraga baru. Saya harapkan ini menjadi motor agar desa bisa dikenal dan membangun desa,” seru Eko Putro.

(source : bola.net)