SSB BINTANG TIMUR

“membangun harapan di tanah perbatasan”

Sekilas tentang SSB Bintang Timur.

 

BELU dalam Bahasa Marae atau Bunaq berarti SAHABAT. Di daerah perbatasan, kabupaten Belu ini pulalah Persahabatan antara 2 (dua) negara, Republik Indonesia (RI) dengan República Democrática de Timor-Leste (RDTL) dijaga dengan baik melalui beberapa kegiatan, salah satunya melalui kegiatan olahraga sepakbola.

SSB Bintang Timur yang berada di kabupaten Belu, Atambua memang didirikan oleh Bapak Ir. Fary Djemy Francis pada 24 November 2015 dengan salah satu tujuannya untuk membangun persahabatan di daerah perbatasan. SSB Bintang Timur dibangun untuk mewadahi siapa saja yang cinta terhadap sepakbola, dan ingin mengembangkan kemampuan sepakbola Indonesia sejak usia dini, serta menginginkan prestasi sepakbola di kancah dunia.

Pembangunan olahraga di perbatasan adalah juga hal yang penting dilakukan. Konsep menjaga NKRI dengan membangun dari pinggiran, membangun dari perbatasan, telah diterjemahkan secara lebih spesifik yakni dengan membangun dan menata sepak bola dari perbatasan, dari Atambua – NTT. Karena sepak bola adalah olahraga prestasi, olahraga rakyat, maka pembangunan sepak bola mesti didukung oleh berbagai pihak karena juga menyangkut hajat hidup orang banyak.

Jumlah siswa SSB Bintang Timur saat ini sebanyak 500 orang. Ada yang berasal dari Kota Atambua, ada juga yang datang dari desa dan kecamatan sekitar kota bahkan dengan radius belasan kilometer dari kota Atambua. Para siswa SSB terkategori dalam beberapa kelompok usia :

1.            Usia 7 – 8 tahun 55 orang;

2.            usia 10 tahun sebanyak 75 orang;

3.            usia 12 tahun sebanyak 110 orang;

4.            usia 14 tahun berjumlah 125 orang;

5.            usia 16 tahun berjumlah 70 orang;

6.            usia 18 tahun sebanyak 65 orang.

Para siswa SSB ini berlatih tiga kali dalam seminggu. Awalnya ada pelatih yang didatangkan dari luar (Jakarta), namun saat ini semuanya pelatih lokal yakni: Jose Geraldo Gomez, Ludovikus L. Mau, Yohanes Poly Bau, Verisimo Delfino.

Dalam usia yang setahun ini, SSB Bintang Timur telah mengikuti beberapa turnamen baik yang diselenggarakan di ibukota provinsi NTT (Kupang) maupun di ibukota Kabupaten Belu (Atambua). Turnamen-turnamen itu diantaranya:

  • turnamen Piala Menpora U 14 di Kupang

  • turnamen Piala Menpora U 16 di Kupang (masuk semifinal

  • turnamen Dansatgas di Atambua

  • turnamen Bali United Kristal Pos Kupang Cup 2016 (juara pertama).

siswa di atas lahan seluas 7 hektar. Telah selesai dibangun lapangan sepak bola, asrama untuk pemondokan siswa, tribun, kantin, pemondokan bagi para pelatih dan aula

 

Save

Save