Salah satu rumah yang jadi korban puting beliung.

Bintangtangtimur.news—Kupang–Hujan disertai angin kencang di wilayah Kota Kupang, Kamis (2/11), sekitar pukul 14.00 Wita, menelan korban.

Puluhan rumah rusak berat diterpa angin puting beliung, di Kelurahan Sikumana, Kota Kupang.

Puluhan warga terpaksa menginap di tempat keluarga, karena rumah mereka tidak bisa ditempati, akibat banyaknya atap seng yang erlepas dari rumah.

 

“Saya melihat angin datang sangat cepat sekali, seng berterbangan seperti elang di langit,” ujar Nitanel, salah satu korban yang rumahnya hancur saat.

Menurut Nitanel, saat ini yang paling dibutuhkan warga adalah bantuan pemerintah, seperti terpal.  “Kami sangat mengharapkan bantuan karena malam ini kalau hujan pasti akan susah,” ungkapnya.

Lurah Sikumana, Daniel Mone saat di temui di kediamannya mengaku kaget dengan kejadian ini, apalagi dirinya juga melihat langsung kejadian tersebut.

“Saya juga sangat kaget dengan kejadian ini, karena rumah yang dekat dengan rumah saya hancur,” katanya.

“Ada laporan dari 6 RT , yang mengungkapkan ada kerusakan berat, ada juga kerusakan ringan” lanjutnya. ntuk itu Daniel Mone mengimbau warganya agar tetap tenang karena masih di data untuk bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Saya minta partisisipasi dari masyarakat untuk besok baru kita data secara baik,” Imbuh Daniel

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kota Kupang Robert Rikana, saat di temui di tempat kejadian mengatakan bahwa masih sementara di data berapa rumah yang pasti karena untuk sementara belum jelas.

“Untuk smentara bantuan berupa terpal, tapi kami akan data semua selanjutnya akan di teruskan ke kelurahan untuk dapat bantuan dari pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Kota Kupang,” katanya. (*/AM7)