foto/istimewa

Bintangtimur.news – Jakarta – Saraf merupakan sistem koordinasi atau pengatur yang bertugas menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan direspons oleh tubuh. Karena itu penting untuk menjaga perkembangan saraf.

Menurut ahli penyakit saraf, dr Andreas Harry SpS(K) atau yang akrab disapa dr Andreas, manusia memiliki dua fungsi saraf yakni motorik dan sensorik. Supaya fungsi saraf tersebut berkembang dengan baik tentu diperlukan pola makan serta pola hidup yang baik pula.

“Saraf itu paling susah rusak tapi paling gampang kalau nutrisinya tidak cukup. Syaratnya cuma oksigen dan nutrisi,” demikian hal itu ia sampaikan dalam acara The 5th Worldwide Aquathon Day 2017 yang diselenggarakan oleh Water Exercise Therapy (WET) Indonesia, klub akuarobik berbasis Jakarta di Kembang Kencur, Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

“Fungsi sistem ini kalau mau dijaga cuma 5 pola, nutrisi 4 sehat 5 sempurna cukup dan seimbang. Contoh nasi, ikan bakar, sayur, buah sama susu segelas,” ucapnya lagi.

Selain menjaga asupan, lanjut dr Andreas, aktivitas fisik juga sangat penting dalam perkembangan saraf yang baik, salah satunya adalah water exercise atau olahraga air.

“Olahraga, siapapun dia mutlak berolahraga, WHO menganjurkan 3 kali 30 menit minimal 2 kali 20 menit. Olahraga yang paling baik yang dianjurkan adalah olahraga air,” ujar dr Andreas. (AM7/dtc)