Bintangtimur.id, Kupang — Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Sayangnya, dalam melakukan promosi wisata, setiap daerah masih sendiri-sendiri, akibatnya, pariwisata NTT masih berjalan di tempat.

“Kami dari Fraksi Gerindra menilai promosi pariwisata dan produk daerah masih lamban. Setiap daerah masih mengurus sendiri-sendiri,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTT Herman Banoet, kepada bintangtimur.id.

Menurut Herman, potensi pariwisata dan produk daerah yang luar biasa ini, tidak akan berkembang dengan baik kalau ego daerah masih ada. Seharusnya, setiap daerah bisa melakukan koordinasi, agar promosi wisata bisa bersama-sama.

“Kita contohkan di Bali. Tidak ada kabupaten yang promosi pariwisatanya sendiri-sendiri, namun, semuanya berada dalam satu lembaga yang khusus mengatur promosinya. Kalau pola ini tidak berubah, pariwisata NTT sampai kapanpun tetap seperti ini,” ujarnya.

Pelaku pariwisata David Fulbertus mendukung upaya Fraksi Gerindra yang mendorong setiap daerah agar berkoordinasi dalam melakukan promosi wisata.

“Sebagai pelaku pariwisata di bidang perhotelan sangat mendukung gagasan berilian dari Fraksi Gerindra ini. Memang sudah saatnya, promosi wisata NTT dilakukan bersama-sama,” ungkapnya. (aps)