Bintangtimur.id-Kupang—-PROVINSI NTT, yang berada di perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Indonesia-Australia diberi anugerah keindahan pariwisata yang luar biasa. Sayangnya, potensi tersebut belum digarap serius oleh pemerintah dan pelaku pariwisata.

“Bicara potensi pariwisata di NTT tidak kalah dengan Bali, Raja Ampat, Bunaken, dan tempat wisata lainnya di Indonesia.. Semuanya sudah ada di NTT. Bahkan yang tidak ada di belahan dunia lain, hanya ada di NTT yakni Komodo. Namun, yang menjadi persoalan adalah belum adanya kemauan serius dari Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota untuk menggarap potensi ini,” ujar pegiat pariwisata nasional Dipo Nusantara, kepada bintangtimur.id, Selasa (28/2).

Menurut Dipo, kekayaan wisata seperti Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Taman Laut Pulau Kepa di Alor, perburuan ikan paus di Lamalera kabupaten Lembata, harus menjadi lokomotif dalam pembangunan di NTT. “Saya melihat semua potensi tersebut belum dikelola sungguh-sungguh. Padahal, itu yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat dan sumber pendapatan asli daerah,” ujar Dipo yang hobi travelling di Indonesia ini.

Menurut Dipo, dia sering mengajak teman-temannya untuk datang ke NTT mengunjungi beberapa potensi wisata tersebut. “Sayangnya, kita masih minim fasilitas. Masyarakat kita belum seperti Bali atau Raja Ampat. Untuk itu, masyarakat harus diajak bersama pemerintah membangun pariwisata di NTT,” ujarnya.

Anggota DPRD NTT Herman Banoet mengakui bahwa pengelolaan potensi wisata di wilayah perbatasan masih belum maksimal. Dukungan alokasi anggaran dari pemerintah juga masih terbatas. “Kita berharap setiap periodesasi kepemimpinan di masing-masing wilayah, alokasi anggaran untuk pariwisata selalu meningkat. Tanpa anggaran yang baik, promosi yang luar biasa, potensi wisata kita tetap tidak berkembang,” tegasnya.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, khusus Pulau Timor, potensi wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya sangat banyak. “Sampai saat ini juga masih belum digarap dengan baik. Kita yakin ke depannya harus terus bergeliat,” ujarnya. (aps)