PROVINSI Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki tujuh potensi investasi unggulan. Potensi tersebut menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi saat ini.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dalam jawaban atas pernyataan kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Provinsi NTT saat reses masa persidangan III Tahun 2016-2017, tanggal 22 februari sampai dengan 2 maret 2017.

Gubernur Frans menyatakan, tujuh potensi investasi unggulan tersebut adalah potensi pengembangan investasi garam di Kabupaten Nagekeo, Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao,Timor Tengah Utara, Sumba Timur, dan Kabupaten Malaka.

Potensi lainnya adalah pengembangan ternak sapi dan pakan ternaknya, di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya.

Gubernur menambahkan, potensi berikutnya adalah pertanian/perkebunan seperti perkebunan kopi, tebu, dan cengkeh, terdapat di Kabupaten Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sumba Timur, dan Sumba Barat Daya.

“Potensi kita lainnya adalah pengembangan rumput laut di Kabupaten Sumba Timur, Sabu Raijua, Kabupaten Kupang, Manggarai Barat, Rote Ndao, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, dan Kabupaten Belu,” tegasnya.

Potensi lainnya lanjut Gubernur adalah pengembangan energi listrik seperti tenaga surya, panas bumi, angin, dan arus laut. Potensi ini terdapat di kabupaten se-daratan Pulau Flores, DAN daratan Pulau Sumba.

Potensi luar biasa lainnya di NTT adalah pengembangan pariwisata. Potensi ini terdapat di Kota Kupang, Manggarai Barat, Alor, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Ngada, Nagekeo, dan Rote Ndao. “Potensi lain yang sangat potensial kita kembangkan adalah pengembangan usaha perikanan, yang hamper ada di seluruh wilayah NTT,” ungkap Gubernur Frans.

Ketua Komisi I DPRD NTT Kasintus Proklamasi Ebu Tho menyatakan, semua potensi yang ada di NTT, sampai saat ini belum dikelola maksimal oleh pemerintah. Karena itu, diharapkan kepada Pemerintah NTT, untuk mencari langkah strategis agar potensi tersebut dapat membawa dampak bagi masyarakat NTT. “Saya yakin dan optimis kalau potensi-potensi tersebut dikelola dengan baik dan benar, dapat mempengaruhi tingkat ekonomi dan kehidupan masyarakat NTT,” ujarnya. (aps)