Bahan pokok jelang Natal (foto : Surya Tribunnews.

Bintangtimur.news – Kupang – Gubernur NTT Frans Lebu Raya meminta kepada para pengusaha untuk tidak memanfaatkan momentum Natal dan Tahun Baru dengan menaikkan harga bahan pangan demi meraup keuntungan sebesar-besarnya.

“Selalu saya ingatkan jangan ada yang nakal untuk urusan begini. Pemerintah punya Satgas bersama Polda. Kita selalu jaga, ” ujar Frans.

Menurut Frans, kenaikan harga ada prosentasi wajarnya. Sehingga jika ada kenaikan harga yang tidak wajar maka pemerintah harus kendalikan sehingga tidak terjadi inflasi.

“Kalau inflasi bisa dijaga maka daya beli masyarakat kita bisa terjaga juga. Kalau inflasi naik berlebihan maka barang pangan naik berlebihan, dampaknya daya beli masyarakat bisa menurun dan masyarakat akan kesulitan, ” pungkasnya.

Frans menambahkan, Pemerintah Provinsi melalui tim pengendali inflasi daerah dan dan satgas pangan milik Polda NTT akan mengawasi lonjakan kenaikan harga pangan.

“Sampai saat ini kami tetap memantau harga pasar. Gubernur setiap hari menerima laporan terkait harga pasar. Sampai dengan hari ini, harga pasar dikategorikan normal. Kita punya jaringan memantau harga pasar setiap hari, ” ujar Frans kemarin.

Hal lain yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan pengawasan bongkar muat bahan pangan di pelabuhan dan percepatan pendistribusian bahan pangan agar tidak terjadi penumpukan.

“Tidak boleh ada penumpukan. Dalam kunjungan tim inflasi daerah kita pastikan tidak ada penumpukan dan distribusi berjalan dengan baik, ” ujar Frans.  (pat/AM7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here