Bintangtimur.id-Kupang...BENDUNGAN Temef yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan ((TTS), saat ini menjadi agenda prioritas pembangunan. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten TTS diminta untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang berkaitan dengan rencana pembangunan Bendungan Temef dengan baik, sehingga tidak menjadi persoalan saat proses pelaksanaannya.

“Kabar gembira bagi warga TTS bahwa pembangunan Bendungan Temef sudah masuk agenda utama pembangunan. Istilahnya sudah masuk pintu, tinggal proses selanjutnya saja. Karena itu, pemerintah kabupaten dan masyarakat sudah mulai mempersiapkan administrasinya,” ujar Fary, saat tatap muka dengan Pemerintah dan Masyarakat TTS, di ruang kerja Wakil Bupati TTS, Rabu (1/3).

Fary menambahkan, kalau Bendungan Temef sudah masuk perencanaan pembangunannya, maka jangan lagi ada persoalan tanah atau persoalan sosial lainnya. “Kita sudah punya pengalaman Bendungan Kolhua di Kota Kupang. Sudah ada dananya, namun karena ada persoalan di masyarakat, maka tidak jadi dibangun di Kota Kupang. Untung, bisa dialihkan di Kabupaten Kupang,” tegas Fary.
Fary samgat berharap, semua komponen di wilayah TTS dan NTT lainnya agar tetap bersinergi dan mendukung semua program pembangunan Pemerintah Pusat.

Wakil Bupati TTS Obet Nitboho menyampaikan terima kasih kepada Komisi V DPR RI yang dipimpin Fary Francis, sehingga pembangunan Bendungan Temef sudah masuk agenda pembangunan. “Atas nama pemerintah dan mssyarakat kami sangat senang dan bangga, karena Pak Fary sebagai jembatan sudah membantu kami berkaitan dengan Bendungan Temef. Kami dan warga di sini prinsipnya siap mendukung berkaitan dengan Bendungan Temef,” ujarnya.

Wabub Obed menambahkan, untuk mempercepat pembangunan, Pemerintah TTS sudah mengalokasikan anggaran untuk pembebesan lahan, dan warga di Bendungan Temef sudah siap kalau lahannya dijadikan bendungan. “Kami sudah siapkan anggaran, dan masyarakat sudah siapkan tanahnya. Kami berharap tahun ini bisa segera dibangun,” tegasnya.

Usai tatap muka bersama Pemerintah Kabupaten TTS, Ketua Komisi V DPR RI dan utusan dan Kementerian PUPR melakukan dialog dengan masyarakat di Desa Oenino, Kecamatan Oenino. Dalam dialog tersebut, masyarakat meminta bantuan Ketua Komisi V DPR RI untuk membantu mereka listrik, air, dan perumahan. (aps)