Bintangtimur.id-Kupang—-Air bersih masih menjadi persoalan serius untuk warga perbatasan Indonesia, di Desa Kuanheum, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Komisi V DPR RI bersama petugas Balai Sumber Daya Air NTT melakukan survei lokasi rencana pembangunan embung di Desa Kuenheum. Hadir juga dalam survei tersebut Kepala Desa Kuenheum Semin R Polin.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis mengatakan, kehadirannya dalam survei ini untuk melihat lebih dekat apa yang dibutuhkan masyarakat. “Saat ini masa reses anggota DPR RI. Karena itu, saya langsung ke lokasi ini untuk melihat rencana pembuatan embung yang diminta masyarakat karena kesulitan air bersih,” ujar Fary.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, melihat langsung kebutuhan masyarakat merupakan tugas dan tanggungjawab dirinya sebagai anggota DPR RI Dapil NTT 2. “Beberapa waktu lalu ada permintaan warga Desa Kuenheum berkaitan dengan air bersih. Karena, wilayah ini sangat kesulitan air. Untuk lebih dekatnya, sayq ajak teman-teman dari Balai Sumber Daya Air untuk melihat langsung kondisi yang dialami masyarakat, dan solusi yang diberikan seperti apa nantinya,” ungkap Fary.

Menurut Fary, embung atau sumur bos menjadi salah solusi utama dalam mengatasi kekurangan air di wilayah tersebut. “Kita berharap, persoalan tanah tidak menjadi kendala utama dalam membangun embung atau sumur bor di wilayah ini. Karena itu, tugas Pak Kepala Desa untuk memastikan masalah status tanah tersebut,” tegas Fary.

Kepala Desa Kuenheum Semin R Polin memberi apresiasi kepada Komisi V DPR RI yang bisa memantau langsung kondisi yang terjadi di wilayahnya. “Terima kasih Pak Fary sudah hadir langsung, melihat langsung lokasinya. Kesulitan air di tempat saya sudah lama sekali. Kami sangat berharap adanya bantuan pemerintah baik berupa embung atau sumur bor,” ujarnya.

Semin berharap, bantuan embung atau sumur bor yang difasilitasi Komisi V DPR RI bisa hadir lebih cepat di masyarakat, karena wilayahnya termasuk daerah susah air. “Kami berharap lebih cepat lebih baik bantuannya datang,” ujarnya. (aps)