BINTANGTIMUR.NEWS, Semarang. – Kabarnya, belum lama ini perwakilan KTM-Sportmatorcycle AG, Selvaraj Narayan menemui Walikota Semarang, Hedrar Prihadi di kantornya.

Selvaraj yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif KTM North America, anak usaha dari KTM-Sportmotorcycle AG di Amerika, secara khusus datang ke Semarang untuk menyiapkan kedatangan tim KTM. Rencananya, mereka (para crosser) bakal mengikuti seri ke-13 ajang motorcross internasional MXGP pada 7 hingga 8 Juli 2018, mendatang.

Selvaraj mengatakan, lebih dari 100 orang akan ikut dalam rombongan KTM saat gelaran MXPG di Semarang. Sementara, tim KTM di MXGP terbagi dalam dua grup untuk MX1 dan MX2. Tim pertama, ia melanjutkan, akan ada sekitar 50 orang yang ikut dan di tim kedua akan ada sekitar 60 orang.

“Jadi, keseluruhanannya akan ada lebih dari 100 orang yang datang ke Semarang untuk KTM,” ujarnya.

Asal tahu saja, KTM sendiri merupakan salah satu tim unggulan dalam gelaran MXGP musim ini bersama Antonio Carioli dan Jeffrey Herlings. Antonio Carionli merupakan runner up MXGP musim lalu. Sementara, Jeffrey Herlings saat ini merupakan pemuncak klasemen MXGP musim ini yang telah berlangsung dalam dua seri di Argentina dan Belanda.

Dua pembalap tersebut juga dipastikan akan ambil bagian dalam seri ke-13 MXGP Indonesia di Kota Semarang.

Sementera itu, perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Judiarto mengatakan, sebanyak 12 tim mengikuti MXGP. Nantinya, setiap tim bakal menerjunkan 4 sampai 5 pembalap dalam dua kelas, yaitu MX 1 dan MX 2.

“Dua belas tim tersebut sudah menyatakan siap untuk mengikuti ajang MXGP yang akan digelar di Semarang. Seluruh pembalap yang diterjunkan adalah crosser top dunia yang nilai kontraknya per tahun mencapai Rp 20 miliar,” ujar Judiarto.

Oleh sebab itu, ia optimistis lebih dari 100 ribu orang dari berbagai daerah di Indonesia akan datang ke Semarang untuk menonton MXGP. “Kemarin komunikasi dengan teman-teman di berbagai daerah, (mereka) sangat antusias. Kalau kami hitung sekitar 100 ribu orang siap datang,” ujarnya.

Potensi wisata

Hendrar Prihadi bilang, Semarang siap menyambut para tamu yang akan datang ke Semarang, baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Utamanya, dia melanjutkan, untuk peserta dan panitia penyelenggaran yang berasal dari luar negeri.

Tak kurang dari 50 hotel dengan total 4,000 kamar untuk tempat menginap telah disiapkan. Selain itu, Semarang juga menyiapkan berbagai destinasi wisata yang dapat dikunjungi para tamu.

“Ini momentum yang baik untuk mengangkat pariwisata Kota Semarang,” katanya.

Menurut Walikota Semarang ini, memang, kejuaraan motorcross MXGP seri ke-13 di Kota Semarang hanya akan berlangsung selama dua hari. Meski demikian, seluruh rombongan dari masing-masing tim akan tinggal sekitar sepekan di Kota Semarang.

“Maka dari itulah, kami akan memaksimalkan promosi hal-hal yang menarik dari Kota Semarang untuk mereka kunjungi,” ujarnya.

Dikabarkan, pemerintah Kota Semarang telah menyiapkan sirkuit untuk kejuaraan motorcross. Rencananya, pada 28 Maret mendatang, tim Youth Stream dari Eropa akan memulai supervisi pembangunan sirkuit yang diperkirakan rampung pada Mei 2018.

Begitu sirkuit selesai dibangun, langkah selanjutnya adalah melakukan pematangan dan pemadatan. Setelah itu, pengetesan keamanan wajib dilakukan, baik keamanan bagi peserta maupun penonton. (RFN)