Bintangtimur.id-Kupang—–BADAN Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat menggandeng Sekolah Lapangan Nekamese menggelar kegiatan Sekolah Lapang Iklim SLI). Peserta yang mengikuti LSI adalah para petani yang berdomisili di Desa Oemasin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

Jumat (10/3), Deputi Klimatologi BMKG Pusat R. Mulyono R. Prabowo, membuka kegiatan LSI di Sekolah Lapangan Nekamese. Hadir dalam pembukaan tersebut, Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis, Wakil Bupati Kupang Corinus Masneno, dan peserta SLI.

Deputi Klimatologi BMKG Pusat Prabowo mengatakan, kegiatan  LSI III ini merupakan kegiatan lanjutan dari LSI I dan II. Khusus untuk kegiatan LSI III ini, para peserta difokuskan melakukan praktik di lapangan. Sementara pada SLI I dan II lebih difokuskan pada teori.  “Pada SLI III ini kita fokuskan di praktek lapangan, sehingga teori yang dilakukan selama SLI I dan II bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Prabowo menyatakan, SLI sebagai sarana pelatihan untuk berbagi oengalaman dari BMKG sebagai  penyedia informasi kepada kelompok tani sebagai aktivis di lapangan yang menjalankan kegiatan pertanian. “Kita sebagai penyedia informasi bisa membantu para petani dalam mengolah lahan pertaniannya, Kita harap dengan informasi yang kita berikan dapat meningkatkan hasil produksi dari petani,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, tujuan lain SLI adalah untuk mengurangi kerugian dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian. “Mengurangi kerugian berarti dengan informasi yang diberikan para petani sudah mengetahui jenis tanaman apa yang akan ditanam dengan ilkim atau cuaca seperti ini. Begitu juga dengan peningkatan hasil pertaniannya,” ungkapnya.

Prabowo menegaskan, permasalahan yang selama ini dihadapi SLI adalah pertama, tidak setiap saat SLI dilaksanakan, tergantung iklimnya juga. Kedua, topografi Indonesia yang sangat luas membuat sulit terjangkau pelaksanaan SLI ini, dan ketiga, ketersediaan dana yang masih terbatas, sehingga digunakan dana yang ada. “Kita bersyukur dukungan Komisi V DPR RI sangat besar untuk kegiatan ini, sehingga pelaksanaannya bisa dilakukan setiap tahun, dan ini harapan besar kita,” tegasnya.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis menyambut positif pelaksanaan SLI di Sekolah Lapangan Nekamese. Kegiatan ini menunjukkan perhatian Pemerintah Pusat  sangat besar dalam pembangunan pertanian di seluruh wilayah Indonesia. “Komisi V DPR RI mendukung penuh program BMKG Pusat ini yang dinamakan SLI. Dukungan kita adalah menyetujui usulan anggaran berkaitan dengan pelaksanaan SLI. Memang dua tahun terakhir ini mengalami pengurangan alokasi anggaran karena adanya efisiensi dari masing-masing Kementerian. Namun, kita di Komisi V selalu sepakat kalau soal SLI ini,” ujarnya.

Fary berharap, para peserta SLI harus memanfaatkan kegiatan ini dengan baik, belajar yang betul, sehingga apa yang diberikan nanti bisa disampaikan lagi ke warga yang lainnya. “Kalau semua peserta sudah mendapat hasil yang bagus dari proses ini, kita bisa usulkan bisa menjadi fasilitator nasional, sehingga bisa membantu memberi testimoni di seluruh Indonesia,”ujarnya.

Pantauan bintangtimur.id, usai pembukaan di Lopo Nekamese, Ketua Komisi V, Deputi Klimatologi dan Wakil Bupati Kupang beserta undangan dan peserta SLI langsung menuju lahan SLI untuk penanaman jagung.  Usai menanam jagung, Deputi Klimatologi dan rombongan langsung memantau Sekolah Lapangan Nekamese. (aps)