Mungkin mereka tidak pernah bermimpi, suatu saat bisa beranjak dari batas negeri. Mungkin juga mereka tidak pernah membayangkan, sepak bola membuat mereka pergi jauh. Tetapi yg tidak mereka impikan dan bayangkan itu justru hari ini terjadi. Bola yang bulat itu menerbangkan mereka bersama mimpi-mimpinya dari batas negeri Atambua menuju Pulau Dewata Bali.


Yah…anak-anak SSB Bintang Timur, hari ini menjejakkan kaki mereka di Pulau Dewata. Mereka adalah juara seleksi Aqua Danone Nations Cup 2017 zona Kabupaten Belu, Malaka dan TTU. Pada tanggal 15 Januari 2017 lalu, di lapangan kebanggaan mereka Bintang Timur, mereka menyingkirkan belasan tim lainnya dalam babak kualifikasi. Mereka berhak mewakili zona ini dan NTT tentunya dalam kualifikasi tingkat regional (Bali, NTT, NTB) di Pulau Dewata. Yang menjuarai even ini akan bertarung di Jakarta dan selanjutnya yang menang bersiap-siap terbang ke Amerika untuk mengolah kulit bundar dalam kejuaraan dunia Aqua Danone Cup di sana.
Dari batas menembus Dewata adalah pengalaman perdana dan berharga. Mereka terlihat senang, gembira. Juga cemas, gelisah. Biasa perasaan semacam itu.

* * *

Pagi ini, Manajer SSB Bintang Timur, Joao Francisco Leki mengirimkan saya beberapa foto, detik-detik anak-anak rai Belu ini meninggalkan Atambua, menanggalkan kenyamanan batas menuju suatu tempat baru dgn situasi dan kisah yang baru. Raut waja mereka menampakkan aneka perasaan. Gembira bisa ke Kupang dan Bali. Senang bisa naik pesawat. Sedih meninggalkan rumah dan orang tua. Susah jauh dari orang tua. Cemas bagaimana menyesuaikan dengan situasi baru di Bali. Galau menghadapi tim-tim lain dari provinsi lain. Perasaan nano-nano ini wajar. Siapapun bisa mengalaminya. Apalagi anak-anak usia 12 tahun ke bawah. Wajah mereka juga memancarkan harapan. Optimisme. Bola mematangkan mental mereka hingga ke Bali. Sebagaimana bintang timur nun jauh di atas sana, harapan dan mimpi mereka setinggi bintang itu.
Mereka juga tidak ingin mempermalukan NTT. Kembali pesan Pendiri SSB Bintang Timur, Bapak Fary Francis didengungkan. “Bermainlah sepak bola dengan kegembiraan. Jangan membawa beban atau tekanan ke dalam lapangan. Ketika bermain dengan gembira, semua skill, teknik dan potensi akan keluar semua. Orang yang menonton juga senang. Prestasi/juara adalah akhir dari proses panjang. SSB bukan semata mencetak juara di lapangan, tetapi mencetak juara dalam kehidupan melalui pribadi-pribadi yg disiplin, loyal, mandiri, jujur, sportif.

Siang ini Damri DH 150 YG merapat ke Bandara Eltari. Membawa rombongan pemain SSB. Rasa letih dan lelah selama kurang lebih 7 jam perjalanan darat sirna. Sesaat lagi mereka menikmati penerbangan lion air menuju Pulau Dewata. Dalam kebersamaan kami bergambar bersama dengan spanduk bertuliskan: SSB BINTANG TIMUR ATAMBUA goes to AQUA DANONE NATIONS CUP 2017 REGIONA BALI, NTT, NTB Tanggal 28-29 Januari 2017.
Selamat berjuang ade-ade. Wujudkan harapan dari batas negeri di Pulau Dewata. Wujudkan mimpi-mimpimu yg setinggi bintang timur itu. Salam sepak bola. Tuhan memberkati selalu….