WhatsApp Image 2017 01 28 at 20.14.59

WhatsApp Image 2017 01 28 at 20.14.59

Tanggal 26 Januari 2017 kemarin tim sepak bola SSB Bintang Timur Atambua tiba di Denpasar – Bali. Hasrat mereka untuk bermain bola bersama sahabat-sahabat dari daerah lain luar biasa. Inilah kesempatan pertama mereka bertandang keluar daerah dalam turnamen yg pertama kali mereka ikuti, Aqua Danone Nation Cup 2017. Tim SSB menjuarai seri kualifikasi zona 3 NTT yg mencakup wilayah Kabupaten Belu, Malaka dan Timur Tengah Utara (TTU) yang digelar di SSB Bintang Timur tanggal 15 Januari 2017 lalu.

Keceriaan, kesenangan dan sukacita anak-anak SSB tidak bertahan lama. Harapan untuk bisa bermain bola dengan teman-teman sebaya dari Bali dan NTB sepertinya pupus, setelah panitia Danone Cup mendiskualifikasi tim SSB Bintang Timur dengan alasan teknis, terlambat mengikuti technical meeting. Itu juga akibat dari kesalahan panitia sendiri yang mudah merubah jadwal dan sulit untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan teman-teman pelatih SSB. Keputusan panitia tidak dapat ditarik lagi.

Pihak SSB tentu kecewa dengan keputusan ini. Namun tetap sportif untuk menerimanya. SSB Bintang Timur hanya diperbolehkan melakukan laga eksebisi.

* * *

Petang ini di lapangan Kompyang Sudjana (lapangan Buyung) anak-anak SSB Bintang Timur bertanding dalam laga eksebisi. Mereka tetap bermain dengan gembira. Toh sepak bola bermisi menggembirakan bukan melarutkan duka. Mereka berhasil mengalahkan tim lawan dengan skor 2-1. Mereka unggul tapi bukan itu sesungguhnya misi kehadiran tim SSB di Bali. Tim Bintang Timur tidak hanya berpikir untuk menang atau kalah. Bintang Timur mengusung sportivitas. Anak-anak SSB telah ditanamkan nilai-nilai dasar SSB: persahabatan, kejujuran, disiplin, kemandirian dan sportivitas. Yang lebih penting adalah membina persahabatan, menempa kejujuran, bukan sekadar meraih kemenangan. Mereka didiskualifikasi karena kesalahan panitia bukan  kekhilafan mereka.

WhatsApp Image 2017 01 28 at 20.16.49

Petang ini panji persahabatan dikibarkan. Walau hanya suatu eksebisi namun mereka  menunjukkan persahabatan dengan mengalungkan selendang Timor kepada para pemain lawan, mencium tangan wasit, pelatih dan saling berangkulan. Mereka butuh teman untuk berbagi, bukan piala kemenangan. Danone cup mungkin menggoreskan luka. Namun selendang persahabatan menghapus menghapus duka, merajut kebersamaan dan mengibarkan sukacita. Proficiat untuk tim SSB Bintang Timur. Maju terus dalam prestasi.