Belajar dengan mengunjungi. Inilah salah satu aktivitas anak-anak SSB Bintang Timur Atambua saat berada di Bali. Di kala menanti pertandingan eksebisi melawan tim-tim dari daerah NTB dan Bali, mereka mengisi waktu untuk belajar. Walau usia mereka masih relatif membutuhkan banyak waktu bermain, namun selalu ada saat ketika mereka harus belajar.

Yang menarik adalah mereka belajar dengan mengunjungi, dengan melihat dan dengan mendengar. Tanggal 29 Januari 2017 kemarin, mereka berkesempatan mengunjungi Yayasan Wadah (wanita dan Harapan) sekaligus belajar daur ulang sampah plastik.  berkunjung ke Sanggar seni Jegeg Bagus desa Mambang Kec. Selemade Timur Kab. Tabanan.
Di tempat ini mereka melihat hasil daur ulang sampah plastik, yg sudah dijadikan aneka kerajinan tangan. Mereka juga bertemu dengan kawan-kawannya anak-anak Wadah Bali. Juga menyaksikan pentasan tarian Bali di sanggar Jegeg. Bahkan mereka kompak mempersembahkan satu lagu “oras loro malirin” bagi teman-teman Bali.
Tentu suatu perjumpaan yang bermakna ketika saling bertukar kisah dan membangun harapan bersama.
Botol-botol aqua danone bekas ternyata masih memiliki nilai ketimbang manajemen agua danone cup yang minus fair play saat mendiskualifikasi tim Bintang Timur dari ajang aqua danone nation cup 2017.

Mereka, anak-anak Bintang Timur sudah mengunjungi, melihat, mendengar dan merasakan hal-hal baru di tempat itu. Mudah-mudahan ada nilainya ketika kembali ke bumi perbatasan negeri, tempat mereka mengejar mimpi yang setinggi bintang timur itu.